Jumat, 17 Agustus 2018 | Cianjur, Indonesia

Dulu, PSMS Jadi Musuh Bebuyutan Persib

Angga Purwanda

Rabu, 28 Oktober 2015 - 12:00 WIB

ilustrasi/net
ilustrasi/net
A A A

BERITACIANJUR.COM, BANDUNG - Dalam sejarahnya, rival abadi Persib Bandung sesungguhnya bukan Persija Jakarta melainkan, PSMS Medan. Setidaknya duel kontra PSMS menjadi salah satu episode yang tak pernah terlupakan bagi Encas Tonif. Terutama di final perserikatan tahun 1983.

Ketika itu, Encas sudah menjabat sebagai asisten pelatih. Tapi karena karakternya yang keras dan sangat disegani lawan membuat Encas kembali ke lapangan untuk mengawal barisan pertahanan Persib.

Sosok yang selalu berteriak "Halik ku Aing" ini memang jadi panutan para pemain lainnya dalam misinya menaklukkan PSMS. "Saya sebenarnya sudah tak menjadi pemain. Saya mendampingi Persib sebagai asisten pelatih," katanya.

Bermain melawan PSMS selalu mengundang aura takut. Tapi hal itu tak berlaku bagi Encas. Sebagai orang Sunda, Encas tak pernah merasa takut dengan PSMS Medan yang terkenal dengan permainan kerasnya.

"Saya bisa lebih keras dari para pemain PSMS. Prinsip saya bermain keras tanpa kompromi. Mungkin karakter itulah yang membuat saya ditakuti lawan," ungkapnya.

Pertandingan final yang berlangsung 10 Novemver 1983 lalu digelar di stadion Senayan itu disaksikan sekitar 100 ribu penonton.  Pertandingan akbar yang menjadi pertaruhan bagi Persib menjadi juara. Kolektivitas dan skill individu semestinya menjadi pemenang saat berduel melawan tim yang keras dan semangat juang tinggi.

"Karakter Medan adalah keras, untuk itu saya harus lebih keras untuk menekan aura takut pemain lainnya," ucap Encas.

Sayangnya, selama 90 menit waktu pertandingan normal tak tercipta gol. Juga dengan babak perpanjangan waktu, Persib dan PSMS masih sama kuat dan hasil 0-0 menjadi pemandangan di papan skor. Alhasil laga akhirnya dilanjutkan ke babak adu penalti.

Kenyataan pahit harus diterima Persib karena hanya dua eksekutornya yang mampu menjebol gawang PSMS yang dikawal Ponirin Meka. Dua algojo Persib yang sukses melaksanakan tugasnya dengan baik yaitu Bambang Sukowiyono dan Wawan Karnawan.

Tiga penendang yang gagal adalah Giantoro, Adjat Sudrajat, dan Wolter Sulu. Sementara, gawang Persib yang dikawal Sobur bobol sebanyak tiga kali. "Kekalahan yang meyakitkan dan kembali terulang di pertandingan final berikutnya tahun 1985. Sebagai pemain, kami tak bisa melupakan kisah tragis yang ditentukan di babak penalti," ungkapnya. (net)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 14/08/2018 08:00 WIB

Kepala DPPPH dan Barjas Saling Tuding

SALING tuding antara Kepala DPPPH Cianjur, Ahmad Nano dan pejabat Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur terkait dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), langsung…

Aktualita 13/08/2018 08:00 WIB

Korupsi dan Pungli Terpantau Ramai Lancar

KORUPSI dan pungutan liar (pungli) di Cianjur terpantau ramai lancar. Itulah kalimat yang didapat Tim Nawacita -9 agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat mengunjungi sejumlah wilayah…

Cianjur Euy 12/08/2018 22:31 WIB

Polres Cianjur Siap Amankan Kirab Obor Asian GamesXVIII

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat akan bekerja maksimal (all out) dalam pelaksanaan pengamanan perjalanan kirab obor api Asian GamesXVIII yang akan melintas dan diinapkan di Pendopo Kabupaten…

Aktualita 08/08/2018 23:28 WIB

Presidium Rakyat: Pimpinan DPRD Tak Bermoral

RATUSAN massa Presidium Rakyat Sugih Mukti kecewa usai menggelar aksi damai di Gedung DPRD Cianjur, Rabu (8/8/2018).

Cianjur Euy 08/08/2018 08:00 WIB

Petani Penggarap di Cianjur Tagih Janji Presiden

Tim Nawacita Presiden, Ruri Jumar Saef mewakili Ketua Tim Joko Daryanto, yang juga adik Jokowi blusukan ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/8/2018).

Aktualita 07/08/2018 08:00 WIB

Presidium Rakyat Melawan!

BUPATI Cianjur harus diingatkan kembali bahwa gerakan moral Presidium Rakyat tidak akan pernah berhenti, selama aparat penegak hukum tidak menindak tegas penguasa yang dianggap banyak melakukan pelanggaran…

Cianjur Euy 06/08/2018 21:11 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar

Dua unit rumah di Gang Mujahidin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Senin (6/8/2018) pagi.

Aktualita 06/08/2018 07:00 WIB

Masalah Lagi, Korupsi Lagi

BELUM kelar dengan sederet dugaan penyimpangan atau kasus korupsi, kini kabar tak sedap kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ada apa?

Cianjur Euy 06/08/2018 06:55 WIB

Rekanan Proyek Irigasi Untung Banyak

Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi DI Cihea kembali mendapat sorotan tajam pemerhati pembangunan.

Cianjur Euy 05/08/2018 20:57 WIB

Untuk Memberikan Pemahaman Tentang Islam Kaafah

KABUPATEN Cianjur akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional para dai Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI). Sediannya jambore tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Parmusi 26 September…