Minggu, 22 April 2018 | Cianjur, Indonesia

JEJAK : Setelah Berabad-abad, Para Ahli Telusuri Negeri Haqf

Zulfah Robbania

Jumat, 14 Agustus 2015 - 18:00 WIB

net
net
A A A

BERITACIANJUR.COM – Mayoritas umat Muslim tentu pernah mendengar kisah umat Nabi Hud AS, kaum 'Aad, yang ditimpa azab Allah SWT. Dikisahkan kaum 'Aad merupakan kaum yang durhaka kepada Allah dengan menjadi kaum yang pertama kali menyembah berhala setelah peristiwa banjir besar dan luluhlantaknya umat manusia kafir pada masa Nabi Nuh AS.

Kisah tentang kaum 'Aad ini bahkan tertuang jelas dalam Alquran antara lain surat Al-A'raaf dan surat Hud. Dalam Quran diceritakan, Nabi Hud AS sengaja diutus Allah untuk menyelamatkan kaum 'Aad dari kebodohan dan kesesatan.

Namun sekeras apapun usaha Nabi Hud AS, mereka tetap tidak mau mengakui Allah sebagai Tuhan. Kaum 'Aad bahkan 'menantang' Allah untuk segera mendatangkan azab pada mereka.

Hingga akhirnya, 'tantangan' tersebut terjawab. Dalam Quran surat Al-Haqqah dijelaskan, Allah mendatangkan azab yang dahsyat pada kaum 'Aad. Azab tersebut berupa angin yang sangat kencang. Saking kencangnya, angin tersebut lalu memutar kepala-kepala mereka hingga putus dan yang tersisa hanya jasad-jasad tanpa kepala.

Beberapa dari mereka lari mengungsi ke gua-gua dan gunung-gunung karena rumah-rumahnya telah hancur. Namun kemudian Allah mengutus angin Al-Aqim, yakni angin panas yang disertai nyala api untuk membinasakan mereka. Alhasil tak ada bentuk kehidupan yang tersisa. Negeri kaum 'Aad musnah seketika.

Namun setelah berabad-abad lamanya, jejak peristiwa maha dahsyat itu ternyata dapat ditelusuri kembali. Sejumlah ulama, ahli tafsir hingga ahli geografi melakukan penelitian dan mendapati bahwa dahulu kaum 'Aad tinggal di sebuah wilayah bernama Haqf. Haqf berarti 'pasir yang miring'. Kini, wilayah tersebut bernama Zhaafar dan merupakan bagian dari negara Yaman yang berbatasan langsung dengan Oman.

Adapun peninggalan-peninggalan kaum 'Aad memang telah musnah tertimbun pasir. Namun adanya penggalian dan penelitian arkeologi sejak tahun 1980-an hingga 2000-an berhasil menemukan sisa-sisa bangunan yang dianggap peninggalan kaum 'Aad.

Bangunan ini ditemukan terkubur di padang pasir ar-Rub'u al-Khali di wilayah Zhaafar, 150 km sebelah utara Kota Shalabah, selatan kerajaan Oman. Penemuan tersebut membuktikan kebenaran kisah kaum 'Aad dalam Alquran. (net)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 40 menit yang lalu

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 1 jam yang lalu

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.

Cianjur Euy 1 jam yang lalu

Positif Amfetamin, Dua Remaja Perempuan Diamankan

DUA orang pengunjung tempat hiburan di Cianjur diamankan petugas gabungan dalam razia cipta kondisi (Cipkon) yang digelar Sabtu (21/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) dini hari.

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Hari Kartini, Polwan Polres Cianjur Gelar Pengobatan dan Makan Gratis

LIMA ratusan orang dari sejumlah wilayah di Cianjur mengikuti pengobatan gratis di lingkungan Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku, Kamis (19/4/2018) pagi.

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?