Rabu, 18 Oktober 2017 - Pukul 10:44

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Ayo, Kenali Lensa Kontak Anda

Oleh: Raka Pramudya - Minggu 01 Nopember 2015 | 17:00 WIB

Ayo, Kenali Lensa Kontak Anda

Ilustrasi/net

MATA adalah jendela jiwa yang memancarkan pesona tersendiri. Karena itu, sebagian orang enggan menyembunyikannya di balik kacamata. Lensa kontak menjadi alternatif pilihan untuk membantu penglihatan sekaligus memperindah mata. Namun, tahukah Anda risiko yang mengintai pengguna lensa kontak?

 

Pengguna lensa kontak memang berpotensi terinfeksi bakteri, jamur, atau mikroba lainnya. Namun, bukan berarti Anda harus bermusuhan dengan lensa kontak. Lensa kontak merupakan salah satu peralatan medis yang paling aman ketika digunakan secara bertanggung jawab.

 

 

Lensa kontak biasanya mempunyai kegunaan yang sama dengan kacamata konvensional atau kacamata biasa, tetapi lebih ringan dan bentuknya tak nampak saat dipakai. Banyak lensa kontak diwarnai biru untuk membuat mereka lebih mudah terlihat saat dibersihkan, disimpan atau saat dipakai. Lensa kontak kadang-kadang secara sengaja dibuat warna lain untuk mengubah penampilan mata pemakainya.

 

Diperkirakan ada 125 juta orang di dunia yang menggunakan lensa kontak (2% dari jumlah manusia) termasuk 28-38 juta di Amerika Serikat dan 13 juta di Jepang. Dalam sebuah studi yang dilakukan Center for Disease Control and Prevention diketahui, 99 persen pemakai lensa kontak merasa bersalah karena kebiasaan yang kurang higienis.

 

Pada dasarnya memang mayoritas pengguna lensa kontak sadar kebiasaannya salah dan bisa menyebabkan infeksi. Tetapi kebiasaan itu masih diteruskan karena belum ada efek negatif yang dialami.

 

Jangan tunggu sampai ada gangguan pada mata, segeralah ubah kebiasaan buruk berikut ini saat memakai lensa kontak :

 

- Tidur memakai lensa kontak

Lensa kontak adalah penghambat kornea mata untuk mendapat oksigen sehingga sel di permukaan pecah.

 

"Saat kita terpejam untuk tidur, kita menciptakan lingkungan yang hangat, gelap, lembab dan oksigen minim, kondisi yang disukai bakteri dan jamur," kata Keith Walter, dokter mata.

 

 - Malas membuang cairan pembersih

Banyak orang yang sering malas membuang cairan (solution) pembersih di tempat lensa kontak saat kita sedang memakai lensa tersebut. Di tambah lagi, kita langsung menambahkan solution tanpa membuang cairan yang ada sebelumnya.

 

Kebiasaan tersebut bisa membuat kekuatan cairan untuk membersihkan kuman atau kotoran yang menempel di lensa kontak jadi berkurang.

 

- Mencuci di air keran

Jangan pernah mencuci lensa kontak di air keran. Air tersebut bisa saja mengandung amuba penyebab infeksi mata dan menyebabkan peradangan pada kornea. Akibat paling buruk dari infeksi tersebut adalah luka parut dan kehilangan penglihatan.

 

Hanya satu cairan yang boleh dipakai untuk lensa kontak, yakni cairan pembersih khusus atau solution disinfektan. Jadi, jika kebetulan lensa kontak Anda terlepas atau terjatuh saat Anda menggosok mata namun tidak membawa cairan pembersih, buang saja lensa kontak itu.

 

- Memakai lensa yang sama terlalu lama

Apa pun jenis lensa kontak Anda, harian, mingguan, atau bulanan, hanya gunakan sesuai waktu yang ditetapkan.

 

Memakai lensa kontak lebih lama dari yang seharusnya bisa menyebabkan iritasi, infeksi, bahkan luka di kornea. (net)

Komentar