Rabu, 18 Oktober 2017 - Pukul 10:43

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Rumah Asri, Senyum pun Berseri

Oleh: Raka Pramudya - Senin 16 Nopember 2015 | 17:00 WIB

Rumah Asri, Senyum pun Berseri

net

RUMAH tidak hanya berperan sebagai tempat tinggal. Rumah harus memenuhi standar kelayakan untuk kesehatan dan juga lingkungan agar mampu memberikan energi positif bagi keluarga dan tetap memberi dampak yang baik bagi lingkungan disekitarnya. Karenanya, memiliki rumah yang sehat sangat penting untuk dipertimbangkan.

 

Rumah yang sehat tidak hanya bersih, tetapi juga mampu menyediakan berbagai kebutuhan untuk penghuninya. Kenyamanan dan konsep layak huni merupakan dasar fundamental dalam menciptakan suasana rumah yang sehat. Ada beberapa kriteria yang dapat dijadikan penentu untuk mengukur sebuah rumah dikatakan sehat atau tidak.

 

Rumah dikatakan sehat apabila mampu memberikan kenyamanan, keserasian, keterjangkauan, keamanan, dan juga kesehatan. Beberapa parameter tersebut sebenarnya sangat penting untuk diterapkan.

 

Namun, orang sering melupakan paramater-parameter tersebut dan hanya terobsesi dengan kebutuhan tempat tinggal. Padahal, jika dipikirkan lagi, rumah sebenarnya juga akan dituntut untuk mampu memberikan kontribusi lebih selain hanya tempat bernaung.

 

Karenanya, Anda perlu mengetahui berbagai ciri-ciri khusus yang menunjukan jika sebuah rumah dinilai sebagai rumah yang sehat atau tidak. Berikut adalah beberapa ciri khusus yang harus dimiliki oleh rumah sehat.

 

Ciri yang pertama bertolak dari parameter kenyamanan. Orang tentu akan lebih senang tinggal di rumah yang nyaman. Nyaman di sini tidak selalu dalam jangkauan yang pasti karena setiap orang memiliki jangkauan kenyamanan yang berbeda-beda.

 

Meskipun demikian, tuntutan untuk memiliki rumah yang nyaman akan selalu menjadi keinginan utama bagi pemilik rumah. Ini penting untuk memudahkan si pemilik rumah agar bisa melaksanakan semua kegiatannya dengan baik.

 

Ciri yang kedua berangkat dari parameter keserasian. Serasi dalam hal ini memiliki arti yang luas, yaitu mencakup lingkungan. Serasi berarti indah dan asri. Rumah yang sehat juga harus peduli terhadap lingkungan.

 

Keberadaan tanaman hijau atau pohon paling tidak satu atau dua pohon akan mampu memberikan kontribusi yang baik bagi keseimbangan lingkungan. Selain itu, faktor lain seperti sistem pembuangan limbah rumah tangga juga perlu diperhatikan karena ini bisa menjadi isu yang sangat krusial menyangkut keseimbangan lingkungan.

 

Ciri selanjutnya dari rumah yang sehat bertolak dari parameter keterjangkauan. Keterjangkauan artinya kemampuan dari si pemilik rumah untuk melakukan perawatan dan juga biaya untuk pembangunan dan pemeliharaan. Rumah tentu juga akan memerlukan perawatan untuk memastikan berbagai sarana dan prasarana tetap berjalan dengan baik. Karenanya, diperlukan estimasi dana yang baik untuk memastikan perawatan rumah masih dalam jangkauan.

 

Selanjutnya, ciri rumah yang sehat diambil dari parameter keamanan. Keamanan selalu berhubungan dengan konstruksi dan material untuk membuat rumah. Jika Anda mempekerjakan arsitek yang handal, tentu ini tidak masalah. Namun, yang perlu Anda perhatikan adalah keamanan konstruksi, apa lagi jika Anda memiliki anak kecil di rumah.

 

Selanjutnya, ciri rumah yang sehat berangkat dari parameter kesehatan. Parameter kesehatan selalu menjadi isu yang lebih penting karena rumah yang sehat penghuninya tentu juga sehat. Untuk menunjang ciri rumah yang sehat, parameter kesehatan menyaratkan agar rumah memiliki sarana dan konstruksi yang sehat.

 

Sebagai contoh, rumah yang sehat harus memiliki penerangan alami yang cukup agar tidak terlalu lembab. Selain itu, aliran udara dalam rumah juga perlu diperhatikan agar kualitas udara tetap terjaga. Ditambah lagi, berbagai hal yang berhubungan dengan upaya menjaga kesehatan juga perlu diperhatikan, seperti pembuangan sampah, saluran air kotor/limbah, dan pembuangan yang lain. (net)

Komentar