Kamis, 24 Agustus 2017 - Pukul 10:19

Image
Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Fashionista Dunia Masih Gandrungi Sneakers Putih

Oleh: Astri Dwi Andriani - Selasa 18 Agustus 2015 | 17:30 WIB

Fashionista Dunia Masih Gandrungi Sneakers Putih

net

BERITACIANJUR.COM – Setelah beberapa musim sneakers mendominasi pekan mode dunia, tampaknya tren ini belum bisa sepenuhnya lepas dari para pecinta mode. Kegilaan akan sneakers dimulai pertamakalinya di Januari 2014, saat brand high-end dunia seperti Chanel dan Dior mengganti heels dengan sneakers di kaki model yang mengenakan rancangan gaun Haute Couture.

 

Tak lama berselang, para pecinta mode mengadopsi gaya ini sepanjang musim semi. Chanel kembali mengeluarkan sneakers, tapi kali ini dengan variasi yang lebih tinggi. Kemudian ada Marc by Marc Jacobs di koleksi musim semi 2015, dan diikuti dengan tren sneakers yang dibawa Alexander Wang di bulan September di sepanjang koleksinya. Tema sporty itu kemudian memunculkan sebuah tren baru yang dinamakan Athleisure.

 

Di Tahun 2014 pun menandakan tahun saat sneakers menjadi barang yang wajib dimiliki bagi mereka yang mengaku pecinta mode. Mulai dari para street styler, selebriti, sampai para model mengistirahatkan kaki mereka dari high heels dan memilih kenyamanan dari sneakers.

 

Ketika runway dunia membawakan tren mode untuk musim semi 2015, para desainer bahkan Alexander Wang tampaknya lelah dengan tren ini. 2015, sneakers mulai ditinggalkan. Setidaknya sampai Adidas memunculkan kembali seri baru dari model ikonik Superstar Stan Smith dari tahun 1971.

 

Seri sepatu bentuk klasik itu dengan cepat menaikkan popularitas sneakers putih di kalangan pecinta mode saat ini. Stan Smith yang disebut sebagai 'Shoes of The Year' oleh beberapa situs mode itu juga pernah dibuat ulang dengan kreasi desainer.

 

Misalnya saja Raf Simons yang mengganti tiga garis ikonik di bagian samping sepatu dengan huruf R. Bentuk klasik dari Stan Smith juga membuat desainer lain terinspirasi, yakni Isabel Marant. Ia membuat sepatu putih bernama Etoile Bart itu dengan label merah yang sangat mirip dengan desain Adidas, hanya saja ada nama sang desainer di bagian belakangnya.

 

Tak hanya merilis ulang seri Stan Smith yang identik dengan warna putih dan hijau, di tahun ini Adidas juga mengeluarkan sneakers putih lain yang merupakan inovasi terbaru dari model Superstar klasik, yaitu Adidas Superstar Slip On. Sepatu eksklusif itu tampil dengan detail crisscross dari bahan neoprene yang modern, menggantikan tali sepatu di bagian tengah.

 

Bukan cuma Adidas yang memiliki sneakers putih ikonik, brand lain seperti Nike juga mengenalkan kembali seri lama mereka yaitu Nike Racquette. Bahkan kini para desainer high-end juga merilis seri sepatu putih, seperti Jil Sander, Michael Kors, Acne Studio, Common Projects, Saint Laurent dan juga Maison Martin Margiela dengan high-top sneakernya.

 

Sneakers putih dengan cepat menjadi favorit banyak desainer high-street sampai high-end tahun ini. Para fashion blogger sampai fashionista juga tak melewatkan sneakers putih dalam koleksi mereka. Dengan warnanya yang netral namun menarik atensi, sneakers putih menjadi padanan versatile yang bisa dikenakan dalam gaya apapun dan tentunya, timeless sebagai investasi fashion Anda. (net)

Komentar