Jumat, 20 Oktober 2017 - Pukul 03:00

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Cara Rasulullah Saw Mendidik Anak

Oleh: Andini - Jumat 27 Nopember 2015 | 17:00 WIB

Cara Rasulullah Saw Mendidik Anak

ilustrasi/net

RASULULLAH Saw menganjurkan para orang tua untuk memberi bekal kebaikan kepada anak sejak dini "minal mahdi ilal lahdi" dengan pola pendekatan melalui permainan yang menggembirakan, tidak kasar, berdisiplin, dan ajarkan pengetahuan sesuai dengan tingkat usianya.

 

Bahkan dalam hal pemberian nama saja Rasulullah menganjurkan agar memberi dengan nama yang baik supaya terbentuk konsep diri positif. Termasuk juga memberi makanan bergizi.

 

Kriteria bergizi menurut beliau adalah : Pertama, harus halal dan baik secara kesehatan, dan kedua, harus benar dalam cara mendapatkannya. Beliau mengingatkan jangan sampai kita memberi makanan yang haram dan diperoleh secara haram karena makanan itu akan menjadi daging dan itu akan ikut membentuk perilaku.

 

Selanjutnya Rasulullah juga mengingatkan kita agar menanamkan sejak dini kepada anak kita tradisi bersyukur. Syukur adalah menggunakan karunia Allah dengan cara yang benar dan untuk hal-hal yang benar, baik, serta bermanfaat. Wallahu a'lam. (net)

Komentar