Selasa, 22 Mei 2018 | Cianjur, Indonesia

Pemdes Sukanagalih Kewalahan Hadapi Pengusaha

Asri Fatimah

Rabu, 19 Agustus 2015 - 08:30 WIB

asri fatimah/'BC'
asri fatimah/'BC'
A A A

BERITACIANJUR.COM – Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukanagalih Kecamatan Pacet dibuat tak berkutik menghadapi ulah pedagang kambing. Selain tidak mau mematuhi ketentuan perundang-undangan juga tak mengindahkan himbauannya untuk mengajukan permohonan izin usaha.

Saat ini, di wilayah Sukanagalih terdapat sebanyak 5 usaha perdagangan hewan kambing yang tersebar di beberapa lokasi strategis. Tak satupun yang memiliki izin resmi yang diterbitkan oleh instansi terkait berhubungan dengan perdagangannya. Bahkan, aspek pembuangan limbah nyaris tidak menjadi acuan bagi usaha yang diminati oleh pembeli asal turis arab saudi.

“ Anjuran dari pihak desa kepada para penjual kambing muda yang saat ini sudah menjamur di beberapa titik diwilayah untuk membuatkan izin usaha  tak pernah digubris. Padahal itu dilakukan untuk kebaikan mereka juga selama berjualan di wilayahnya,” kata Kepala Desa Sukanagalih, Dudung Djaenudin kepada “BC”, kemarin.

Bahkan, Dudung menyebut salahsatu dari lima pengusaha itu dipanggil ke kantornya. Penyebabnya, adanya keberatan dari warga setempat karena usaha tersebut tidak mendapatkan persetujuan warga. Dari  pemanggilan tersebut disampaikan teguran sekaligus disarankan untuk segera membuat izin usaha tersebut.

“Bukannya mau mengikuti saran kami, malah mereka mereka beralasan itu hanyalah usaha kecil. Sehingga akan terlalu mahal jika harus menguruskan perizinan ke dinas terkait, tak sebanding dengan usaha yang mereka tekuni sekarang,” ungkapnya tanpa bersedia memerinci.

Izin, kata Dudung, menirukan ucapan para pengusaha dimaknai sebagai rintangan karena berbiaya tinggi. Usaha yang dianggap belum maju menjadi faktor penghalang lain. Padahal, usaha perdagangan kambing akan berdampak para lingkungan karena udara tercemar dan air menjadi kotor.

"Tidak hanya teguran tapi surat peringatan pun dari kami tidak pernah ditanggapi mereka. Alasannya terkendala biaya pengurusan administrasinya ditakutkan mahal. Padahal,  sebenarnya perizinan tersebut untuk kebaikan pelaku usaha tersebut, bukan untuk desa, “ kilahnya.

Sementara Kaur Trantib dan Linmas Desa Sukanagalih, Mahfud  Surahman, menyebutkan  upaya untuk memberikan saran dan masukan sudah pernah dilakukan. Terkait dengan perdagangan hewan di wilayahnya harus memiliki izin dari dinas terkait setelah memperoleh persetujuan warga dan rekomendasi dari pemdes Sukanagalih.

Alih-alih menyetujui saran yang diberikan, lanjut Mahfud, para pengusaha memilih untuk memberikan alasan lain diantaranya tempatnya hanya mengontrak. Pengusaha akan kehilangan usahanya tatkala pemilik rumah tidak menghendakinya berada disitu. Padahal, setiap izin usaha harus ditempuh sebelum mereka beroperasi maupun melayani pembeli.

"Pernah Saya datangi ke penjual langsung, dan memberikan himabaun untuk segera membuat izin, tetapi tidak di gubris sampai sekaramg dengan berbagai alasan yang dikemukakan," dalihnya.

Pemdes Sukanagalih terlihat pasrah menghadapi fenomena tersebut dan kini bola berada di tangan instansi terkait. Jika desa sudah tak berdaya menghadapi ulah pengusaha, akankan hal serupa dialami oleh instansi lain. Padahal, izin dipergunakan untuk kepentingan umum diatas kepentingan pribadi. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Bisnis Line 14 menit yang lalu

Paket Kombo D'Abah Jadi Menu Andalan 'Bukber'.

BULAN Ramadhan merupakan momentum keberkahan bagi umat Islam. Uniknya, momen keberkahan ramadhan ternyata dirasakan tidak hanya untuk muslim, tetapi juga dirasakan oleh para pebisnis kuliner. Bagaimana…

Aktualita 14 jam yang lalu

Wabup Akui Nikmati Upah Pungut

TERNYATA, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman mengakui jika dirinya memang menerima bagian dari alokasi dana insentif pemungutan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU). Kok bisa?

Cianjur Euy 16 jam yang lalu

Kecamatan Ciranjang Gelar Sertijab Serentak Kepala Desa

PASCA pelantikan Kepala Desa oleh Bupati Cianjur empat hari lalu, Kecamatan Ciranjang langsung menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Kepala Desa di wilayahnya, Senin (21/5).

Bisnis Line 21/05/2018 21:15 WIB

Pizza Hut Cianjur Diduga Operasional Tanpa Izin Andalalin

DINAS Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Cianjur bakal memberikan surat teguran terhadap restauran Pizza di Jalan Ir H Juanda. Pasalnya, sampai saat ini restauran pizza…

Cianjur Euy 21/05/2018 21:14 WIB

Pembangunan Simbol Keagamaan Rentan Memicu Konflik

BANGUNAN monumental sekarang ini marak bermunculan di Kabupaten Cianjur. Berbagai bangunan tugu dibangun pemerintah di sejumlah lokasi yang tersebar di 32 Kecamatan.

Cianjur Euy 21/05/2018 21:09 WIB

Rahasia & Hikmah Puasa Rhamadhon

PUASA Rhamadan merupakan salah satu rukun Islam yang ke 4, hingga wajib dilaksanakannya seluruh orang yang beriman dan bertaqwa. Dalam ibadah puasa rhamadan banyak hikmah yang perlu diketahui seluruh…

Aktualita 21/05/2018 08:00 WIB

Bupati dan Wabup Diduga Terima Jatah

TERUNGKAP, Bupati dan Wakil Bupati Cianjur diduga kuat ikut mencicipi dana insentif pemungutan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) senilai Rp1,5 miliar. Benarkah?

Aktualita 21/05/2018 07:55 WIB

Bupati Berhentikan Aban sebagai Plt Sekda

Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar kembali mengeluarkan sebuah kebijakan yang membuat terkesima Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 21/05/2018 06:03 WIB

Tugu Mangkok Bubur di Pacet Disoal!

PEMBANGUNAN Tugu Mangkok Bubur Ayam di persimpangan Kantor Kecamatan Pacet disoal, masyarakat menilai pembangunan tugu itu asal-asalan dan tidak melihat unsur filosofi suatu daerah.

Cianjur Euy 20/05/2018 21:06 WIB

Disdukcapil Maksimalkan Perekaman e-KTP bagi Kaum Disabilitas

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)Kabupaten Cianjur terus berupaya melengkapi data administrasi kependudukan para penyandang disabilitas itu agar mereka bisa menyalurkan hak suara pada…