Senin, 19 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Gemilang Pilkada Untuk Rakyat, Bukan Ego Individu

Anton Ramadhan

Kamis, 10 Desember 2015 - 12:56 WIB

A A A

Presiden Joko Widodo pun mengemukakan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang diselenggarakan secara serentak di 264 daerah di seluruh tanah pada Rabu (9/12) ini, merupakan kegembiraan politik yang patut kita meriahkan bersama-sama.

Untuk itu Jokowi pun meminta agar pihak-pihak yang menang dalam Pilkada jangan jumawa. Sebaliknya, yang kalah juga jangan ngamuk.

”Pilkada hari ini adalah kegembiraan politik yang patut dimeriahkan bersama-sama. Yang menang jangan jumawa, yang kalah jangan ngamuk”, begitu tulis Presiden Jokowi di akun twitternya @jokowi, yang baru saja diunggah beberapa saat lalu.

Hakekatnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ini, memang bukan hanya persoalan menang dan kalah. Tetapi jauh lebih penting lagi ada­lah ba­gai­mana menyatukan kembali perbedaan yang sem­pat terjadi karena beda sikap politik, untuk bersama-sama men­dukung yang me­nang dan siap menerima kekalahan. 

Sudah lumrah dalam sebuah ‘kompetisi’ ada yang kalah dan me­­nang.  Kedua sisi tersebut berpotensi menghasilkan dua ke­l­ompok yang memiliki pola berpikir yang berbeda. 

Walau dalam kompetisi itu tujuannya untuk menang, tetapi bu­kan dalam ben­tuk konsep harus menang. Konsep me­nang kalah sama-sama ter­hormat yang selalu di­tan­da­ta­ngani peserta se­belum pe­lak­sanaan Pilkada, hendaknya bu­kan hanya di atas kertas. Tetapi juga harus dilaksanakan.

Kon­flik dalam Pilkada sangat ter­gantung dari perilaku dan tin­dak tanduk elite yang menjadi figur panutan di mata rak­yat pendukung­nya. Mereka harus mene­rap­kan etika ber­politik santun, satya wacana dan jujur dalam me­nyi­kapi komitmen bersama.

Termasuk sportif dan berjiwa besar dalam menyikapi hasil pe­nghitungan suara, diharapkan mampu menjadi magnet bagi masyarakat untuk lebih berpartisipasi dalam pelaksanaan Pilkada berikutnya.

Setiap pasangan calon kepala daerah, saat me­nga­dakan deklarasi damai, selalu menyatakan siap ka­lah dan me­nang. Mereka selanjutnya bergandengan ta­ngan, berpelukan dan menegaskan siap menerima kekalahan dan kemenangan dengan la­pang dada. Siapa pun yang ter­pilih dan dipilih rakyat harus di­hargai.

Dengan kata lain, walaupun tidak dipilih dalam kontestasi Pil­­kada, kebersamaan dan semangat perjuangan dalam mem­­bangun daerah harus terus ditunjukkan. Jangan ada yang me­nunjukkan kekecewaan dalam bentuk-bentuk anar­kisme, des­truktif, merusak ketertiban umum, apa lagi meng­han­curkan fasi­litas publik.

Pilkada secara esensi berupaya me­wujudkan suara rakyat. Tentunya, siapa pun yang terpilih sebagai kepala daerah, ha­rus mengemban amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab. Apabila ada pasangan calon yang tidak menang, harus diartikan rakyat sesungguhnya be­lum memberi kesempatan kepadanya.

Dalam demokrasi, ada semangat untuk menghargai serta men­jun­jung tinggi kepentingan rakyat seutuhnya.

Perbedaan antar kelompok masyarakat tentu tidak bisa di­hin­dari. Meski demikian, jangan sampai karena pemilu masya­­ra­kat justru terpecah belah. Masyarakat harus tetap men­jaga ke­ru­kunan serta situasi keamanan yang saat ini sudah kondusif. Jangan hanya karena berbeda pilihan saat pil­kada, terjadi konflik ber­kepanjangan di tengah masyarakat.

Kini Pilkada sudah usai, tugas selanjutnya adalah ikut menga­wal dan menjaga kondisi ya­ng sudah aman dan kondusif. Be­gitu juga mengawal hasil Pil­kada agar suara rakyat tidak di­­curangi.

Bagi yang menang diucapkan selamat dalam me­ngemban amanah rakyat, serta merangkul lawan-lawan po­litiknya untuk bersama-sama membangun daerah, dan sikap legowo diharapkan bagi calon yang gagal juga mendukung calon yang mendapat amanah dari rakyat.

Mari kita tunggu bersama-sama hasil penetapan pasangan calon pemimpin daerah oleh Komisi Pemilihan Umum pada 21-22 Desember, dengan tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan, serta nurani selalu berpijak pada landasan keimanan.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 38 menit yang lalu

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 43 menit yang lalu

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 7 jam yang lalu

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 7 jam yang lalu

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.

Ragam 15/02/2018 01:59 WIB

Baladewa Entertaiment Fokus Kembangkan Budaya Sunda

Perkembangan seni dan budaya asing, kini sudah tidak terbendung lagi. Kesenian dan budaya khas daerah, semakin jarang diminati. Berangkat dari fakta yang ada, beberapa paguyuban kesenian daerah semakin…

Cianjur Euy 14/02/2018 21:35 WIB

Pemkab Cianjur Dorong Pembangunan Jalur Puncak II

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur kembali mendorong pelaksanaan pembangunan Jalur Puncak II, mengingat kondisi jalur puncak I yang rawan longsor dan dinilai tidak cukup menampung volume kendaraan…