Kamis, 29 Juni 2017 - Pukul 14:12

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sport

Pigue Bantah Hina Hakim Garis

Oleh: Maharaya Akbar - Rabu 19 Agustus 2015 | 11:00 WIB

Pigue Bantah Hina Hakim Garis

net

BERITACIANJUR.COM – Pemain Barcelona, Gerard Pique meminta maaf atas sikapnya saat melakukan protes kepada hakim garis pada laga Piala Super Spanyol, kemarin. Namun, ia membantah jika telah melakukan penghinaan kepada sang hakim garis tersebut.

 

Tindakannya itu sendiri dilakukan Pique saat dirinya diganjar kartu merah langsung ketika Barcelona bermain imbang 1-1 dengan Athletic Bilbao di leg kedua Piala Super Spanyol, dinihari kemarin. Dia dianggap melakukan protes berlebihan kepada hakim garis pada awal babak kedua.

 

Dikabarkan, dalam protesnya Pique melontarkan kata-kata yang sangat kasar kepada hakim garis. Dalam laporan pertandingannya, wasit Carlos Velasco Carballo menuliskan bahwa bek berusia 28 tahun itu sudah melakukan penghinaan.

 

Jika terbukti melakukan penghinaan, Pique bisa dijatuhi hukuman yang sangat berat. Marca melaporkan bahwa si pemain bisa saja dilarang tampil dalam 4-12 pertandingan. "Saya ingin meminta maaf karena sikap saya ketika melakukan protes kepada asisten wasit tidak pantas," tulis Pique di akun Twitter-nya. (net)

Komentar