Minggu, 25 Juni 2017 - Pukul 07:17

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

edukasi

Kembangkan Karakter Siswa Lewat Organisasi

Oleh: Susi Susilawati - Kamis 20 Agustus 2015 | 09:00 WIB

Kembangkan Karakter Siswa Lewat Organisasi

net

BERITACIANJUR.COM – Mewujudkan pendidikan karakter, SMAN 1 Sukaresmi mewajibkan peserta didiknya untuk mengikuti kegiatan ekstrakulikuler (eskul) kepemudaan.

 

Wakasi Urusan Kesiswaan Dadan Hamdani menerangkan, pendidikan karakter juga diterapkan saat siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar. Namun, porsi lebih pembentukan siswa berkarakter dilakukan pada kegiatan ekskul.

 

“Ekskul pilihan kita ada Pramuka, Paskibra, PMR, Remaja Islam Masjid (Risma) dan Siswa Pencinta Alam (Sispala),” ucapnya.

 

Dipaparkannya, melalui kegiatan pramuka, siswa diajarkan untuk mandiri. Melalui kegiatan paskibra, siswa dilatih untuk disiplin. Kegiatan ketiga, organisasi Risma, siswa diajak untuk lebih religius sedangkan organisasi Sispala, siswa diajarkan untuk mencintai alam.

 

“Diharapkan dengan kegiatan-kegiatan tersebut, siswa bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pendidikan karakter yang diwacanakan menjadi terwujud, tidak sekedar teori,” paparnya.

 

Keterlibatan siswa dalam kegiatan organisasi, dikatakan Dadan, membuat siswa lebih lama berkegiatan di sekolah. Diakuinya, hal tersebut tidak menjadi masalah, terlebih sebelumnya pihak sekolah sudah mengkomunikasikannya dengan orang tua.

 

“Diharapkan dengan ini pula, siswa dapat mengembangkan potensi dirinya. Sehingga ketika lulus, menjadi generasi yang berkualitas, tidak hanya secara ilmu, tapi juga kemampuan lainnya,” tandasnya. ***

Komentar