Sabtu, 24 Juni 2017 - Pukul 17:27

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

ragam

Black Aren, Batu Khas Cianjur Menyimpan Enerji Bumi

Oleh: fl/bc.com - Kamis 20 Agustus 2015 | 20:59 WIB

Black Aren, Batu Khas Cianjur Menyimpan Enerji Bumi

Black Aren yang menyimpan enerji positif untuk tubuh manusia...

BERITACIANJUR.COM. -- Batu fosil yang populer di komunitas gamestone Jawa Barat dengan sebutan ‘Black Aren’. Batu yang wujudnya berwarna hitam pekat dan tampak menyilau bercahaya begitu diasah, bagi yang meyakininya ternyata menyimpan enerji bumi positif bagi motorik tubuh manusia.

Batu jenis akik dan cendrung bisa dinilai sebagai batu mulia ini,  heboh begitu ditemukan sekelompok pemuda secara tak sengaja, di sekitar Sungai Cidamar pada pertengahan tahun lalu. Memang perlu diakui popularitas ‘Black Aren’ belum seperti batu akik jenis Bacan, Kalsedon, Kalimaya yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Namun bagi penyuka batu mulia yang hanya ada di Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur ini sangat diminati para kolektor gamestone.

Sekali lagi bagi yang percaya, batu ini diyakini mampu menyembuhkan sejumlah penyakit meski belum bisa dipastikan secara ilmiah. Seperti hanya batu giok yang dipercaya dapat menyembuhkan beberapa jenis penyakit bagi pemiliknya.

“Ada yang percaya kalau yang pakai cincin batu akik ini bisa menambah stamina, menghilangkan rasa cemas, stres dan meningkatkan rasa percaya diri. Kepekatan warna batu Black Aren adalah sumber enerjinya ,” ujar Perajin dan kolektor Batu Mulia asal Kecamatan Cidaun.

Para ahli batu akik juga meyakini Black Aren merupakan batu peninggalan zaman pra sejarah, yang telah berproses dengan kandungan dan enerji bumi.

“Kalau diamati bahannya memang bukan batu asli tapi semacam fosil kayu sempur yang terpendam berjuta tahun lamanya. Bukan tanpa sebab juga, kami juga pernah menemukan sejumlah batu dengan total berat dua kilogram seperti perkakas pada 1986. Batu itu kini disimpan di museum,” ujar perajin Cidaun

Pencinta batu mulia berharap agar ada penelitian formal untuk mengungkap enerji yang terkandung di batu tersebut. “Ini jelas bukan batu biasa, batu Black Aren juga hanya bisa ditemukan di wilayah Cianjur selatan. Di wilayah lain sampai saat ini belum ditemukan jenis batu ini,” jelasnya. (fl/bc.com)

Komentar