Rabu, 23 Mei 2018 | Cianjur, Indonesia

Polemik Helaran Budaya Jangan Dipolitisir

Nuki Nugraha

Jumat, 21 Agustus 2015 - 06:19 WIB

net
net
A A A

BERITACIANJUR.COM – Polemik mengenai tarik ulur pelaksanaan helaran budaya terus menggelinding. Belakangan, sebagian kalangan bukan hanya sekedar mengusulkan agar pesta rakyat tahunan itu tetap digelar. Lebih dari itu, mereka juga meminta pihak terkait untuk tidak terlalu mempolitisirnya.

Bagi sebagian kalangan, pilkada sebagai alasan yang mendasari keputusan pemerintah daerah untuk tidak menggelar helaran budaya tahun ini terkesan sangat mengada-ada. Apalagi sampai muncul kekhawatirkan akan terjadi benturan akibat masuknya kepentingan calaon tertentu, itu dinilai terlalu berlebihan.

“Saya kira sepertinya ini hanya ketakutan pemerintah daerah yang terlalu berlebihan. Masalahnya, kalau sampai pawai jadi digelar sebelum penetapan calon oleh KPU Cianjur,  tentu yang diuntungkan Suranto. Sebagai bakal calon, dia  dipastikan akan hadir di tengah-tengah acara mendampingi bupati, karena masih menjabat sebagai wakil bupati,”ujar Ketua Jaringan Intelektual Masyarakat Mahasiswa Tdjiandjoer (JIMMAT) Lutfi Alawi, Kamis (20/8).

Menurut Lutfi, kalau pemerintah daerah arif, soal pelaksanaan helaran budaya sebenarnya tidak perlu berkembang menjadi polemik. Sebab, baik helaran budaya yang digelar dalam rangka HJC maupun pilkada, sejatinya  sama–sama jenis pesta rakyat. Sehingga, dalam memutuskan perlu dan tidaknya helaran budaya digelar tahun ini, jangan hanya dilihat dari sisi politik saja.

“Dengan kata lain, saat dihadapkan pada kondisi seperti ini pemerintah daerah seharusnya bersikap jauh lebih arif. Jangan malah sebeliknya, melihatnya hanya dari satu kacamata saja,”katanya.

Diakui Lutfi, pihaknya cendrung lebih setuju dengan usulan seniman maupun budayawan yang inisiatif untuk menghadirkan semua calon peserta Pilakda Serentak 2015 di tengah jalannya helaran budaya. Alasannya, bukan tidak mungkin saat ini masih banyak warga Cianjur yang belum mengenal calon satu per satu.

Selain itu, dengan dilibatkannya semua calon, tentu akan berdampak positif bagi terciptanya  suasana politik yang jauh lebih kondusif dan menguntungkan.“Selain menunjukan asas keadilan, suasana politik juga akan semakin damai dan harmonis. Bukannya semua pihak menginginkan pelaksanaan pesta demokrasi di Cianjur berlangsung damai dan lancar? Kalau betul, apa salahnya inisiatif menghadirkan semua  calon dalam helaran benar-benar direalisasikan. Apalagi saya dengar, pihak kepolisian juga sudah siap untuk mengamankan jalannya acara, itu jauh lebih baik lagi,”paparnya.

Terkait kesiapan pihak kepolisian untuk turut mengamankan jalannya helaran budaya, sempat disampaikan langsung Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu. Ia menuturkan, pada intinya kepolisian selalu siap membantu melakukan pengamanan setiap kegiatan masyarakat, termasuk di dalamnya pawai heleran budaya.

“Intinya, selaku petugas pengamanan di  daerah, kita tentunya harus selalu siap melakukan ataupun memberikan pengamanan untuk kegiatan yang dilakukan masyarakat, termasuk salah satunya kegiatan pawai HJC (helaran budaya, red),” ujar Asep saat dihubungi “BC”.

Hanya saja, lanjut Asep, kalau memang sesuai rencana yang mau diadakan itu helaran  budaya, pada pelaksanaannya nanti dilapangan harus seperti itu juga. Artinya, jangan sampai dijadikan sebagai ajang kampanye karena ini menjelang perhelatan Pilkada.

“Pokonya, ya kalau memamang melenceng dari yang direncakan, tentu kita juga harus melakukan tindakan sebagai langkah antisipasi pengamanan dan keamanan di Cianjur,” tandasnya. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Kapolres Minta Personel Jalankan Buddy System

KAPOLRES Cianjur AKBP Soliyah SIK, MH mengimbau personelnya agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas dilapangan sebagai upaya antisipasi aksi teror.

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Karyawan Perumdam Tirta Mukti Tingkatkan Ibadah

BULAN Ramadan menjadi momentum setiap orang untuk berlomba mendapatkan pahala di bulan suci itu. Tak terkecuali para karyawan di lingkungan Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Cianjur.

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Disdukcapil Minta Perbaikan Jaringan Dipercepat

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait adanya gangguan server dalam pembuatan KTP elektronik dalam tiga hari terakhir.

Si Maung 9 jam yang lalu

JAGA KEANGKERAN 'KANDANG MAUNG'

DEMI harga diri tampil di 'kandang maung' dan target menembus papan atas, kemenangan menjadi harga mati bagi Persib saat menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-10, di Stadion Gelora Bandung…

Bisnis Line 10 jam yang lalu

Paket Kombo D'Abah Jadi Menu Andalan 'Bukber'.

BULAN Ramadhan merupakan momentum keberkahan bagi umat Islam. Uniknya, momen keberkahan ramadhan ternyata dirasakan tidak hanya untuk muslim, tetapi juga dirasakan oleh para pebisnis kuliner. Bagaimana…

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

CAI Soroti Pendirian Mall GSP Ciranjang

PENDIRIAN Ruko dan Mall GSP Ciranjang kembali mendapat sorotan publik. Kali ini sorotan tajam disampaikan kalangan aktivis yang tergabung dalam Cianjur Aktivis Independen (CAI).

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

Pemicu Terjadinya Macet Di Ciranjang Bertambah

JALAN raya Cianjur - Bandung tepatnya di pertigaan jalan masuk ke pasar, Bojongpicung dan menuju jalan Jati, setiap harinya tak pernah sepi kendaraan motor maupun mobil.

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

PJU Tak Ada, Jalan Kebon Jeruk Rawan Lakalantas

TIDAK tersedianya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang ruas jalan Ciranjang - Bojongpicung tepatnya di Kampung Kebon Jeruk, Kecamatan Bojongpicung menyebabkan lokasi tersebut rawan terjadi…

Cianjur Euy 22/05/2018 06:05 WIB

Longsor Tutup Akses Jalan Ke Gunung Padang

BENCANA longsor kembali menerjang Kabupaten Cianjur, kini terjadi di wilayah Kecamatan Campaka. Akibatnya, akses jalan menuju situs Meghalitikum Gunung Padang sempat tertutup longsoran tanah, Jumat (18/5/2018)…

Cianjur Euy 22/05/2018 06:03 WIB

Muspida Kabupaten Cianjur Komitmen Berantas Minuman Keras dan Oplosan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur berkomitmen untuk memberantas minuman keras (Miras) bermerk dan oplosan dengan cara meningkatkan razia gabungan diberbagai wilayah setiap pekannya.