Kamis, 14 Desember 2017 | Cianjur, Indonesia

Polemik Helaran Budaya Jangan Dipolitisir

Nuki Nugraha

Jumat, 21 Agustus 2015 - 06:19 WIB

net
net
A A A

BERITACIANJUR.COM – Polemik mengenai tarik ulur pelaksanaan helaran budaya terus menggelinding. Belakangan, sebagian kalangan bukan hanya sekedar mengusulkan agar pesta rakyat tahunan itu tetap digelar. Lebih dari itu, mereka juga meminta pihak terkait untuk tidak terlalu mempolitisirnya.

Bagi sebagian kalangan, pilkada sebagai alasan yang mendasari keputusan pemerintah daerah untuk tidak menggelar helaran budaya tahun ini terkesan sangat mengada-ada. Apalagi sampai muncul kekhawatirkan akan terjadi benturan akibat masuknya kepentingan calaon tertentu, itu dinilai terlalu berlebihan.

“Saya kira sepertinya ini hanya ketakutan pemerintah daerah yang terlalu berlebihan. Masalahnya, kalau sampai pawai jadi digelar sebelum penetapan calon oleh KPU Cianjur,  tentu yang diuntungkan Suranto. Sebagai bakal calon, dia  dipastikan akan hadir di tengah-tengah acara mendampingi bupati, karena masih menjabat sebagai wakil bupati,”ujar Ketua Jaringan Intelektual Masyarakat Mahasiswa Tdjiandjoer (JIMMAT) Lutfi Alawi, Kamis (20/8).

Menurut Lutfi, kalau pemerintah daerah arif, soal pelaksanaan helaran budaya sebenarnya tidak perlu berkembang menjadi polemik. Sebab, baik helaran budaya yang digelar dalam rangka HJC maupun pilkada, sejatinya  sama–sama jenis pesta rakyat. Sehingga, dalam memutuskan perlu dan tidaknya helaran budaya digelar tahun ini, jangan hanya dilihat dari sisi politik saja.

“Dengan kata lain, saat dihadapkan pada kondisi seperti ini pemerintah daerah seharusnya bersikap jauh lebih arif. Jangan malah sebeliknya, melihatnya hanya dari satu kacamata saja,”katanya.

Diakui Lutfi, pihaknya cendrung lebih setuju dengan usulan seniman maupun budayawan yang inisiatif untuk menghadirkan semua calon peserta Pilakda Serentak 2015 di tengah jalannya helaran budaya. Alasannya, bukan tidak mungkin saat ini masih banyak warga Cianjur yang belum mengenal calon satu per satu.

Selain itu, dengan dilibatkannya semua calon, tentu akan berdampak positif bagi terciptanya  suasana politik yang jauh lebih kondusif dan menguntungkan.“Selain menunjukan asas keadilan, suasana politik juga akan semakin damai dan harmonis. Bukannya semua pihak menginginkan pelaksanaan pesta demokrasi di Cianjur berlangsung damai dan lancar? Kalau betul, apa salahnya inisiatif menghadirkan semua  calon dalam helaran benar-benar direalisasikan. Apalagi saya dengar, pihak kepolisian juga sudah siap untuk mengamankan jalannya acara, itu jauh lebih baik lagi,”paparnya.

Terkait kesiapan pihak kepolisian untuk turut mengamankan jalannya helaran budaya, sempat disampaikan langsung Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu. Ia menuturkan, pada intinya kepolisian selalu siap membantu melakukan pengamanan setiap kegiatan masyarakat, termasuk di dalamnya pawai heleran budaya.

“Intinya, selaku petugas pengamanan di  daerah, kita tentunya harus selalu siap melakukan ataupun memberikan pengamanan untuk kegiatan yang dilakukan masyarakat, termasuk salah satunya kegiatan pawai HJC (helaran budaya, red),” ujar Asep saat dihubungi “BC”.

Hanya saja, lanjut Asep, kalau memang sesuai rencana yang mau diadakan itu helaran  budaya, pada pelaksanaannya nanti dilapangan harus seperti itu juga. Artinya, jangan sampai dijadikan sebagai ajang kampanye karena ini menjelang perhelatan Pilkada.

“Pokonya, ya kalau memamang melenceng dari yang direncakan, tentu kita juga harus melakukan tindakan sebagai langkah antisipasi pengamanan dan keamanan di Cianjur,” tandasnya. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 10 jam yang lalu

24 Siswa SMK Darmawangsa Siap Prakerin

Sebanyak 24 siswa kelas XI SMK Kesehatan Darmawangsa Cianjur, dinyatakan siap melaksanakan prakerin 2017-2018 dengan usainya pelaksanaan ujian pra-prakerin (UPP).

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Rem Blong, Truk Tronton Seruduk Mobil dan Pagar Rumah

KECELAKAAN kembali terjadi di ruas Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Kampung/Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, Rabu (13/12/2017) sekitar pukul 05.00 WIB.

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Nasib Ratusan Buruh PT Ikon Garmindo, Harus Diselesaikan di Pengadilan

ANJURAN penyelesaian persoalan hak-hak buruh PT Ikon Garmindo ke ranah Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), ternyata tidak hanya disampaikan pihak Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cianjur. 

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Tak Mudah Terbuai Iming-iming Investor

Alih fungsi lahan produktif di Kabupaten Cianjur terbilang menggila. Ratusan bahkan ribuan hektar lahan pesawahan di Kabupaten yang mayoritas masyarakatnya bergelut di bidang agraris (pertanian, red)…

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

2018 Bantuan DD Akan Naik Kabar Hoax

Kabar adanya kenaikan untuk pagu bantuan Dana Desa (DD) di Tahun 2018, nyatanya sebatas berita bohong belaka alias Kabar Hoax.  Hal tersebut dikatakan Kepala Desa Mekarwangi, Kecamatan Haurwangi, Cecep…

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Pegadaian Berikan 200 Kupon Servis Motor Gratis

CIANJUR - Akhir tahun 2017, banyak perusahaan adu promosi agar target perusahaan mereka tercapai. Sebut saja salah satunya Pegadaian Cabang Cianjur. Dalam rangka mempromosikan program mereka yang bertajuk…

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Papamango Thai Laris Manis

CIANJUR - Siapa tak kenal dengan minuman jus mangga kekinian asal negeri Thailand, Mangothai yang kini tengah menjadi incaran para pecinta kuliner. Minuman ngehits ini mendadak menjadi idola dan hampir…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Pemenang Tender Terbukti Subkan Pekerjaan

TERUNGKAP, pelaksanaan kegiatan perataan dan pemagaran pembangunan Masjid Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Desa Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi ternyata disub kontrakkan oleh pihak pemenang tender.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

MTs Manarulhuda Adakan Bengkel Kreasi Siswa

MTs Manarulhuda mengadakan kegiatan Bengkel Kreasi Siswa, selasa (12/12) pagi hari. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah, Desa Sukamanah Kecamatan Karangtengah itu dihadiri orangtua siswa dan…

Cianjur Euy 18 jam yang lalu

Pemkab Siap Laksanakan Kebijakan Satu Jalur

Uji coba kebijakan satu jalur di sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan Kabupaten Cianjur ditunda hingga awal Januari 2018. Fokus pengamanan dan rekayasa lalulintas menghadapi Natal dan Tahun baru menjadi…