Sabtu, 21 Oktober 2017 - Pukul 07:57

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

aktualita

Sidang Perdana OC Kaligis Batal Digelar

Oleh: Disma M. Taryum - Jumat 21 Agustus 2015 | 06:46 WIB

Sidang Perdana OC Kaligis Batal Digelar

net

BERITACIANJUR.COM - Tersangka kasus suap hakim PTUN Medan Otto Cornelis (OC) Kaligis kembali melakukan perlawanan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini dia menolak dibawa dari rumah tahanan ke pengadilan Tipikor Jakarta untuk menjalani sidang perdana.

 

Hal ini disampaikan Jaksa KPK Ahmad Burhanuddin kepada majelis hakim yang mengadili perkara OC. Menurutnya, Kamis (20/8) pagi  petugas KPK sudah menjemput OC di rumah tahanan, namun advokat kondang itu menolak dibawa.

 

"Tadi pagi sudah kita jemput ke rutan di Guntur, tapi yang bersangkutan mengatakan sakit yang mulia," kata Jaksa Ahmad di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (20/8).

 

Jaksa mengakui bahwa kondisi kesehatan OC sedang tidak baik. Menurutnya, mantan pengacara mendiang Presiden Soeharto itu perlu dirawat oleh dokter spesialis syaraf. Namun, sampai sekarang langkah medis tersebut belum bisa terealisasi.

 

Karenanya, jaksa meminta majelis hakim untuk menunda persidangan sampai OC bisa mendapat perawatan. "Sudah ada rencana besok pagi (dokter datang) tapi karena belum ada kepastian majelis hakim, jadi dicancel dulu," ucapnya.

 

Atas permintaan itu Hakim Sumpeno yang bertindak sebagai ketua majelis memberi persetujuan. Dia pun memutuskan sidang ditunda hingga pekan depan. "Dalam waktu satu minggu sudah bisa dilaksanakan ya," ujar Hakim Sumpeno. (net)

Komentar