Selasa, 24 Oktober 2017 - Pukul 00:02

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

aktualita

Hore, Gaji TKI di Taiwan akan Dinaikkan

Oleh: Disma M. Taryum - Jumat 21 Agustus 2015 | 06:53 WIB

Hore, Gaji TKI di Taiwan akan Dinaikkan

ilustrasi/net

BERITACIANJUR.COM - Kabar baik datang dari Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Informasi yang disampaikan Deputi Penempatan BNP2TKI Agusdin Subiantoro menyebutkan, gaji para pekerja migran asal Indonesia yang kini mengadu nasib di Taiwan mengalami kenaikan.

 

 

Menurut Agusdin, kenaikan gaji TKI di Taiwan itu akan berlaku mulai 1 September nanti. “Kenaikan gaji untuk TKI yang bekerja di Taiwan memang menjadi prioritas,” katanya saat menerima sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang memiliki kepedulian terhadap TKI di kantor BNP2TKI, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (20/8).

 

Sejumlah LSM yang hadir pada pertemuan itu antara lain dari perwakilan International Organisation for Migration (IOM), International Labour Organisation (ILO), Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI),  utusan Economic and Social Council (ECOSOC), serta sejumlah organisasi pekerja migran lainnya.

 

Agusdin menjelaskan, untuk TKI sektor domestik atau penata laksana rumah tangga (PLRT) di Taiwan saja akan mendapat kenaikan gaji dari Dolar Taiwan Baru (TWD) 15.840 menjadi TWD 17.000. Jika dirupiahkan maka gaji PLRT pasca-kenaikan nanti sekitar Rp 7,2 juta.

 

Agusdin menjelaskan, BNP2TKI memang melakukan berbagai upaya agar TKI di Taiwan bisa terus mendapat kenaikan gaji. Misalnya, melalui kerja sama dengan perwakilan RI di luar negeri ataupun Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipeh.

 

Selain itu, BNP2TKI juga terus berkoordinasi dengan agensi para TKI di luar negeri dan Perusahaan Penyalur TKI Swasta (PPTKIS).  Menurutnya, badan pemerintah yang kini dipimpin Nusron Wahid itu juga berupaya agar kenaikan gaji itu bukan hanya untuk TKI yang sudah bekerja secara permanen. "Kenaikan upah juga harus dinikmati oleh TKI yang masih dalam amsa kontrak,” ucapnya. (net)

Komentar