Rabu, 23 Mei 2018 | Cianjur, Indonesia

Petani Bunga Hias Kurang Perhatian

Rudi Rusmana

Jumat, 21 Agustus 2015 - 09:00 WIB

rudi rusmana/'BC'
rudi rusmana/'BC'
A A A

BERITACIANJUR.COM - Para petani bunga hias yang berada di wilayah Cipanas dan sekitarnya, saat ini kondisinya memprihatinkan. Padahal, menurut Maman (50), seorang petani bunga, bertani bunga hias tersebut pada waktu sebelum-sebelumnya cukup menjanjikan.

"Menanam bunga hias itu, untuk saat ini kondisinya tidak seperti pada waktu-waktu sebelumnya. Kalau dulu memang cukup menjanjikan," ucapnya saat ditemui di kebun bunga hias di wilayah Cibodas kemarin.

Dia mengatakan, kalau waktu dulu bertani bunga hias tersebut hasilnya dapat dikatakan bisa dibanggakan karena begitu banyaknya pesanan yang diterima. "Bila dulu kan masih banyak pesanan terutama dari luar kota seperti Jakarta, salah satunya untuk proyek perumahan. Tetapi saat ini sepi pesanan," kata Maman.

Sehingga lanjutnya, rata-rata sebagian besar para petani bunga tersebut mengeluh karena sepi pembeli. "Saat ini pun masih ada pembeli tetapi tidak seperti dulu memesan bunga hias dengan jumlah partai yang besar," imbuh Maman.

Hal senada dikatakan petani bunga hias lainnya di wilayah Cibodas, Hidayat (45). Dirinya bertani bunga hias hanya untuk mempertahankan hidupnya saja. "Karena profesi saya menanam bunga hias dan tidak memiliki keahlian lainnya, jadi mau tidak mau sampai sekarang tetap bertahan saja meski kondisinya seperti ini," kata Hidayat saat ditemui di lokasi yang sama.

Hidayat berharap, semoga pihak pemerintah dapat memperhatikan nasib para petani bunga hias supaya bisa kembali bangkit dari keterpurukannya. "Kan modal untuk menanam bunga hias itu berikut perawatannya relatif besar biayanya, sementara pengeluaran setiap bulan untuk bertahan hidup pun tidak sedikit. Sehingga dirasakan lumayan berat juga," terangnya.

Hidayat menyebutkan, setidaknya mereka dapat bantuan dari pemerintah seperti pupuk dan bibit serta peralatan lainnya untuk bertanam bunga hias. "Kalau bisa turut membantu untuk pemasarannya juga," harapnya.

Sementara itu Sekretariat Bersama (sekber) mitra Pemerintah Cipanas, akan mencoba berusaha untuk menjembatani hal tersebut dengan mengusulkannya kepada pihak pemerintah.

"Coba nanti akan kita upayakan untuk diusulkan kepada pemerintah melalui dinas terkait, supaya lebih memperhatikan nasib para petani bunga hias tersebut dengan diberikan semacam bantuan. Sehingga mereka bisa kembali bangkit," singkat Sekjen Sekber, Ade Kosasih ketika dihubungi dalam kesempatan terpisah. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 8 menit yang lalu

Ini Pemborosan dan Penyelewengan Anggaran

PENGAKUAN Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman yang menyebutkan bahwa dirinya dan pejabat Pemkab Cianjur lainnya termasuk bupati, menerima bagian dari alokasi dana insentif pemungutan Pajak Penerangan…

Si Maung 9 jam yang lalu

JAGA KEANGKERAN 'KANDANG MAUNG'

DEMI harga diri tampil di 'kandang maung' dan target menembus papan atas, kemenangan menjadi harga mati bagi Persib saat menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-10, di Stadion Gelora Bandung…

Bisnis Line 10 jam yang lalu

Paket Kombo D'Abah Jadi Menu Andalan 'Bukber'.

BULAN Ramadhan merupakan momentum keberkahan bagi umat Islam. Uniknya, momen keberkahan ramadhan ternyata dirasakan tidak hanya untuk muslim, tetapi juga dirasakan oleh para pebisnis kuliner. Bagaimana…

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

PJU Tak Ada, Jalan Kebon Jeruk Rawan Lakalantas

TIDAK tersedianya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang ruas jalan Ciranjang - Bojongpicung tepatnya di Kampung Kebon Jeruk, Kecamatan Bojongpicung menyebabkan lokasi tersebut rawan terjadi…

Aktualita 24 jam yang lalu

Wabup Akui Nikmati Upah Pungut

TERNYATA, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman mengakui jika dirinya memang menerima bagian dari alokasi dana insentif pemungutan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU). Kok bisa?

Cianjur Euy 22/05/2018 06:05 WIB

Longsor Tutup Akses Jalan Ke Gunung Padang

BENCANA longsor kembali menerjang Kabupaten Cianjur, kini terjadi di wilayah Kecamatan Campaka. Akibatnya, akses jalan menuju situs Meghalitikum Gunung Padang sempat tertutup longsoran tanah, Jumat (18/5/2018)…

Cianjur Euy 22/05/2018 06:03 WIB

Muspida Kabupaten Cianjur Komitmen Berantas Minuman Keras dan Oplosan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur berkomitmen untuk memberantas minuman keras (Miras) bermerk dan oplosan dengan cara meningkatkan razia gabungan diberbagai wilayah setiap pekannya.

Cianjur Euy 22/05/2018 06:00 WIB

Kecamatan Ciranjang Gelar Sertijab Serentak Kepala Desa

PASCA pelantikan Kepala Desa oleh Bupati Cianjur empat hari lalu, Kecamatan Ciranjang langsung menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Kepala Desa di wilayahnya, Senin (21/5).

Bisnis Line 21/05/2018 21:15 WIB

Pizza Hut Cianjur Diduga Operasional Tanpa Izin Andalalin

DINAS Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Cianjur bakal memberikan surat teguran terhadap restauran Pizza di Jalan Ir H Juanda. Pasalnya, sampai saat ini restauran pizza…

Cianjur Euy 21/05/2018 21:14 WIB

Pembangunan Simbol Keagamaan Rentan Memicu Konflik

BANGUNAN monumental sekarang ini marak bermunculan di Kabupaten Cianjur. Berbagai bangunan tugu dibangun pemerintah di sejumlah lokasi yang tersebar di 32 Kecamatan.