Minggu, 21 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Sengketa Pilkada Tuai Pro dan Kontra

Misbah Hidayat

Selasa, 12 Januari 2016 - 10:00 WIB

ilustrasi/net
ilustrasi/net
A A A

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR - Sejumlah kalangan menilai sengketa politik pasca pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Cianjur yang saat ini tengah diproses Mahkamah Konstitusi (MK) cukup membuat lelah masyarakat. Terlebih dengan munculnya berbagai reaksi dari para pendukung pasangan calon (paslon) yang mengeluhkan terkait soal hasil pelaksanaan Pilkada tersebut.

Ketua Forum Masyarakat Peduli Cianjur, Parid, mengatakan, berkaitan dengan kondisi poltik yang terjadi saat ini di Cianjur, pihaknya menyerahkan semuanya kepada masyarakat yang selama ini dijadikan objek dalam pemilihan umum (pemilu).

“Rupanya masyarakatpun sudah banyak yang pintar. Mereka sudah bisa merasakan kondisi yang terjadi saat ini di cianjur,” ucapnya kepada “BC”Senin (2/1).

Menurutnya, dengan adanya kegaduhan yang selama ini terjadi bukan tidak mungkin membuat masyarakat merasa lelah. Sebetulnya, kata dia, masyarakat tidak mau kegaduhan ini terjadi namun kata dia, tentunya tidak mungkin ada reaksi kalau tidak ada bukti.

“Kondisi yang terjadi saat ini bisa menjadi catatan bagi masyarakat untuk kedepannya, lagi pula dengan kondisi yang ada saat ini tergantung kepada siapapun yang menilainya,” ujarnya.

Sementara itu, Erik (30) warga Kampung Perkoneng RT 02/05, Kelurahan Solokpandan, Kec. Cianjur, mengatakan, meningkatnya suhu politik di Cianjur pasca Pilkada selesai digelar cukup membawa dampak terhadap masyarakat. Pasalnya, dengan kegaduhan yang ditunjukan oleh elite politik membuat sebagian masyarakat lelah.

“Masyarakat lelah menyaksikan kekisruhan yang terjadi di tingkat elite. Ini cukup berdampak terhadap masyarakat terlebih dengan proses yang berlarut-larut, membuat kami kurang percaya terhadap pemimpin yang nantinya akan dihasilkan ,” ujarnya.

Seharusnya kata dia, elite politik tidak hanya mendahulukan kepentingan segelintir pihak saja. Malainkan kata dia, semua pihak harus ikut memikirkan bagaimana nasib masyarakat Cianjur.

“Betapapun semua yang terjadi saat ini di sembunyikan dari masyarakat. Tapi kendati begitu sekarang ini banyak masyarakat yang sudah cukup paham dengan semua yang terjadi,”katanya. (nuk)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:50 WIB

Bulan Ini, Pasien Difteri Capai 15 Orang

PASIEN Difteri yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur jumlahnya terus bertambah. Sejak awal 2018, jumlah pasien penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi di selaput lendir hidung…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…