Kamis, 29 Juni 2017 - Pukul 14:14

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

Tak Ada Perhatian Pemda Cianjur Pada Penderita Stres

Oleh: Misbah Hidayat - Minggu 23 Agustus 2015 | 09:00 WIB

Tak Ada Perhatian Pemda Cianjur Pada Penderita Stres

Tindakan terhadap penderita stres, seperti tidak manusiawi....

BERITACIANJUR.COM - Penanganan orang stress di Kabupaten Cianjur terkendala dengan tidak tersedianya fasilitas plus minimnya anggaran. Padahal jumlah penderita kian bertambah dan mulai meresahkan lingkungan masyarakat.

 

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Cianjur Teguh Dalu mengatakan, selama ini pihaknya terus menerus mengadakan penertiban terhadap gangguan yang terdapat di lingkungan masyarakat termasuk menertibkan orang stres.

 

“Dalam hal ini terkait dengan ketertiban selama ini kami hanya sebatas menertibkan. Sedangkan yang mempunyai wewenang merehabilitasi dinas sosial,” ucap Teguh kepada “BC”, Jumat (21/8).

 

Teguh menuturkan, keterbatasan anggaran dan fasilitas yang dimiliki dalam proses penanganan sosial, terutama orang stress sangat menjadi kendala bagi para petugas.  

 

"Masalah ganguan sosial sering terkendala dengan fasilitas rehab yang tidak terdapat di Cianjur, serta anggaran yang memang tak ada," ujarnya.

 

Sementara Pelaksana Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur, Acep mengatakan, selama ini orang gila yang terjaring razia dikirim ke tempat rehabilitasi yang berada di luar kota karena selama ini Kabupaten Cianjur belum mempunyai tempat rehabilitasi.

 

“Biasanya mereka yang sudah dikirim keluar kota, kembali lagi ke sini. Pasalnya persoalan ini juga dikeluhkan oleh sejumlah petugas di kota lain," ujar Acep.

 

Bahkan tak jarang, kata dia, orang stres ada yang dikirim dari luar kota sehingga yang tadinya  Cianjur bersih dari orang stress keberadaannya menjadi merajalela dan jumlahnya pun cukup banyak.

 

“Makanya jangan heran kalau melihat orang gila yang menggunakan bahasa luar, itu pastinya orang gila yang berasal dari kota luar,” imbuhnya. ***

Komentar