Kamis, 21 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Cabup Keluarga Petahana Tak Masalah, Tapi Jaga Sikap Netral

Nuk

Kamis, 23 Juli 2015 - 12:00 WIB

A A A

BC.COM-CIANJUR. Bagi sejumlah bakal calon (balon) dan politisi, lahirnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melegalkan keluarga petahana maju sebagai calon kepala daerah/wakil kepala daerah (calkada/wakada) pada pilkada serentak yang akan dihelat 9 Desember 2015 mendatang, dianggap hal biasa.

Baik balon maupun politisi, mengaku tak pernah merasa terganggu kepentingannya oleh kemunculan keluarga petahana dalam bursa calon nanti. Alasannya, selain keputusan MK sudah inkrah dan bersifat mengikat yang wajib dihormati semua pihak, bagi keluarga petahana maju mejadi calkada/wakada merupakan hak individu sebagai warga negara yang sama-sama harus dihormati.

Hanya saja, khusus bagi balon, mereka mengaku tetap harus jauh lebih waspada guna mengantisipasi  kemungkinan munculnya keberpihakan penguasa (incumben) terhadap pasangan calon tertentu. Untuk memenangkan pasangan calon dimaksud, bukan tidak mungkin seorang incumben mengerahkan segala cara guna menggiring segenap aparatur pemerintahan, termasuk menggunakan anggaran pemerintah daerah.

“Putusan MK itukan mendadak, kita akui tidak ada perhitungan dengan adanya perubahan ini seiring putusan MK yang memang sudah berkekuatan hukum pasti. Berkaitan dengan itu, tentunya kita lebih waspada lagi, sebabbanyak pihak khawatir dengan munculnya dinasti tersebut incumben akan mendukung salah satu calon. Seharusnya tidak boleh mendukung sepeti itu,”ujar salah seorang balon bupati yang digadang-gadang akan diberangkatkan PDI Perjuangan dan sejumlaj partai koleganya, Surantosaat ditemui seusai menghadiri rapat paripurna Hari jadi Cianjur (HJC) di gedung DPRD belum lama ini.

Apalagi, jika dukungan incumben ini terindikasi menggunakan anggaran pemerintah daerah atau menggerakan struktur perangkat pemerintah daerah, itu jelas tidak boleh terjadi.“Tapi intinya, apapun perubahan konstalasi politik  yang terjadi saat ini, saya siap menghadapinya,”tegas Suranto.

Untuk mengantisipasinya, lanjut Suranto, pihaknya selalu berharap kepada penyelenggara agar bisa benar-benar netral dan adil dalam menjalankan tugasnya. Termasuk di dalamnya fungsi pengawasan yang dilakukan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), harus dapat dijalankan secara profesional.

“Kalau pelanggaran selalu ada, namun tanpa tindakan. Atauada tindakan, tapi terlambat yang  tentunya ini akan menimbulkan ketidakpuasan para peserta nantinya. Saya berharap kepada Panwaslu untuk lebih baik lagi dalam manjalankan kinerjanya,”katanya.

Ia juga berharap agar masyarakatbisa memposisikan diri sebagai pemilih yang realistis. Dalam hal ini, masyarakat betul-betul dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan mau  turut serta melakukan proses pengawasaan atas jalannya pilkada.

Diakui Suranto, munculnya  putra incumben sebagai dalam bursa calon  menjadi pemicu bagi dirinya untuk lebih meningkatkan kinerja tim, khususnya dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar yakin betul dirinya merupakan  pilihan terbaik.

“Kita juga akan lebih menyolidkan tim yang ada saat ini untuk melakukan proses pemantauan atau pengawasan terhadap jalannya proses pemilu (pilkada, red). Tentunya ini juga bersama sama dengan masyarakat bagaimana tim ini bisa turut mengawasi ada tidaknya indikasi penyalahgunaan kewenangan,”terangnya.

Ungkapan senada disampaikan anggota Fraksi PKS DPRD Jabar, Sadar Muslihat. Menurut Sadar, keputusan MK memang sangat diluar dugaan, karena mencederai kehendak UU dalam mencegah dampak negatif politik dinasti yang sudah tampak jelas dalam proses pemilihan maupun pasca pemilihan. “Namun karena sudah diputuskan, kita tetap harus hargai,” tandas Sadar.

Dalam konteks Cianjur, lanjutnya, lahirnya keputusan MK tentu akan memicu timbulnya konstalasi baru. Mulai dari perubahan komposisi pasangan calon maupun peta kekuatan politik akan terjadi.

“Tinggal nanti masyarakat pemilih yang menentukan, jika dianggap baik tentu mereka akan memilih calon yang diajukan petahana. Sebaliknya, jika dinilai carut marut, masyarakat tentu tak mau itu berlanjut. Masalahnya, ini menyangkut urusan pemerintahan bukan perusahaan,” ungkapnya.

Sementara Ketua DPD Golkar Cianjur, Ade Barkah Surachman mengungkapkan, untuk sementara waktu partainya  akan memutuskan bersikap pasif terlebih dahulu sambil mengamati konstalasi politik yang berkembang hingga menjelang detik-detik akhir. Hal itu ia nilai penting dilakukan mengingat perubahan yang terjadi saat ini sangat sulit diprediksi dan disimpulkan.

“Untuk saat ini sepertinya kita akan melihat dululah, apa dan bagaimana ataupun siapa dan bagimananya. Soalnya, kita ingin yang terbaik untuk Cianjur,” tegas Ade kepada “BC” saat ditemui seusai menghadiri rapat paripurna HJC di gedung DPRD Cianjur  belumlama ini.

Namun, lanjut Ade, itu tidak berarti partainya hanya ingin menjadi penonton dalam ajang pilkada tahun ini. Alasannya, dalam dunia politik tidak berbuat apa-apa atau diam saja, itu suddah bisa dikatakan aktif. Katanya, sama seperti orang yang lebih memilih golput.

“Apa golput itu bukan sebagai sikap partisipasipolitik? Golput itu sama saja berpartisipasi politik. Intinya kita bukan ingin menjadi partai penonton, tentunya kita pasti akan mendukung salah satu calon. Artinya, kalaupun calonnya nanti bukan saya, Golkar pasti akan memberikan dukungan kepada salah satu calon,”terangnya.

Menyinggung potensi kader Golkar, Ade menjelaskan, untuk memajukan kader sebagai calon mungkin saja dilakukan. Hanya sampai saat ini, pihaknya belum mendapatkan titik temu. Masalahnya, yang harus dipahami terlebih dahulu, untuk orang parpol maju di ajang pilkada bukan hanya untuk dirinya, tapi juga parpolnya.

“Misalkan Ade Barkah maju, itu bukan untuk dirinya, tapi juga untuk parpolnya. Ketika menjadi bupati pasti parpolnya menuntut untuk masyarakat Cianjur dan partainya. Beda dengan calon yang tidak punya partai, isitilahnya kan itu maju untuk dirinya,”katanya.

Ade mengungkapkan, belum lama ini Golkar Cianjur sudah melaksanakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Golkar. Hasilnya,peserta rapat semua menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada dirinya selaku Ketua DPD Golkar, termasuk untuk melakukan lobi-lobi politik dengan parpol lain.

“Kalau melihat jumlah kursi golkar saat ini, tentunya Golkar tidak bisa mengusung sendiri calon untuk maju dalam ajang pilbup kali ini. Meskipun dalam rekomendasi DPP disana sudah disebutkan kalau yang maju ya nama saya, baik itu sebagai F1 ataupun F2,”akunya.(nuk)   

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.