Kamis, 24 Agustus 2017 - Pukul 13:45

Image
Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

Warga Campaka Galang Aksi Solidaritas Korban Kebakaran

Oleh: Zenal Mustari - Kamis 23 Juli 2015 | 11:50 WIB

Warga Campaka Galang Aksi Solidaritas Korban Kebakaran

Zenal Mustari/'BC'

BERITACIANJUR.COM - Ramadhan menyisakan duka bagi Hj Ayi Ruhyati (52), warga asal Kampung Lembur Sawah, RT 03/01, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka. Pasalnya rumah miliknya terbakar pekan lalu, Jum'at (17/07). Rumah kesayangannya ludes terbakar si jago merah. Kini, hanya menyisakan puing-puing saja.

 

Untuk meringankan beban Ayi, warga Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka melakukan sikap solidaritas dengan cara membangun kembali rumah tersebut secara gotong-royong.


"Hal ini dilakukan untuk membantu meringankan penderitaan korban. Mengingat semua harta benda milik korban saat kebakaran tidak ada satu pun yang bisa diselamatkan lagi, termasuk surat menyurat dan dokumen penting, semua ikut hangus terbakar," terang Sutisna, Ketua RT 03/01 Kampung Lembur Sawah prihatin, kepada "BC" kemarin.

Dirinya mengaku, warganya kompak menggalang dana guna membangun kembali rumah Ayi yang terbakar. "Muspika dan seluruh warga setempat langsung mengambil sikap dengan mengumpulkan dana dan bahan bangunan secara sukarela untuk membangun rumah korban," tambahnya.

Mendapatkan bantuan, raut wajah Ayi Ruhyati sedikit cerah. Karena bantuan tersebut sangat berarti bagi janda beranak tiga, yang telah ditinggalkan suaminya selama 15 tahun silam tersebut karena meninggal.

Dirinya terlihat senang saat ketua RT setempat menggerakan warga untuk melakukan aksi gotong royong.
"Seperti mimpi, jika saya bisa memiliki rumah  lagi. Semoga kebaikan Pak RT dan yang lainnya mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT," ucapnya, sambil meneteskan air mata seraya berjanji ketika rumahnya sudah kemabli berdiri akan di rawatnya dengan baik.

Hal tersebut diamini oleh Danramil Campaka Kapten Arm. Yayan Ruhiat. Dia mengatakan, bahwa perbaikan rumah tersebut ditaksir akan menelan biaya hingga puluhan juta rupiah.

"Biaya rumah ini, kalau dihitung lebih dari 50 juta. Untuk menutupi biaya tersebut, selain dari bantuan hasil swadaya juga akan di upayakan ke BPBD juga ke Bazda Kecamatan Campaka dari anggaran tahun 2014, dan jika masih belum mencukupi sisa biayanya akan kembali menghimpun dari swadaya warga," ujarnya.

Disisi lain, Yayan sangat bersyukur bahwa warga yang ada di desanya sangat kompak dan peduli dalam meringankan beban tetangga mereka.
"Kami sangat bersyukur, pasalnya Muspika dan juga warga kampung ini sangat kompak sehingga dalam pelaksanaan gotong-royong membangun rumah milik korban tersebut tidak mengalami kesulitan. Dengan adanya solidaritas tinggi diharapkan pembangun pun cepat tuntas,"singkatnya. ***

 

 

Komentar