Jumat, 27 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Langka, di Campaka Elpiji 3 Kg Tembus Rp 23 Ribu

Zenal Mustari

Sabtu, 22 Agustus 2015 - 10:00 WIB

net
net
A A A

BERITACIANJUR.COM – Ditengarai akibat terbatasnya pasokan sehingga membuat keberadaan Elpiji 3 kilogram di daerah Campaka, langka dan menembus harga hingga Rp 23 ribu pertabungnya.

Menurut Dian (30), warga Kampung Lembur Sawah RT 2 RW 1, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka. Kurang lebih selama 1 bulan terakhir, pasokan Elpiji 3 kilogram tersebut langka sehingga untuk mendapatkannya harus pergi ke warung-warung besar atau agen dengan jarak tempuh lumayan jauh.

"Kami terpaksa harus membeli Elpiji kemasan tiga kilogram tersebut di tempat lain karena di sini sekarang lagi sulit mendapatkannya," kata Dian kepada "BC" Jumat (21/8).

Dia pun berharap, selain itu agar Pemerintah Daerah (Pemda) dapat menertibkan kenaikan harga Elpiji kemasan 3 kilogram yang saat ini mencapai Rp 23 ribu pertabung. "Kami merasa keberatan dengan harga sebesar itu," katanya.

Mestinya kata Dian, para pengecer menjual Elpiji tersebut cukup dengan harga Rp 20 ribu pertabung. Sebab harga ditingkat agen atau penyalur resmi dijual dengan harga sebesar Rp 17.500 pertabung.

"Kami berharap Pemda bisa melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga," katanya.

Senada, Edang (41), warga Kampung Simpangsari RT 1 RW 1 Desa Cidadap, Kecamatan Campaka. Dirinya mengaku bingung dengan tingginya harga Elpiji saat ini. "Kami serasa dibuat bingung dengan kenaikan harga Elpiji sekarang, dengan terjadinya kelangkaan dan mahalnya harga saat ini. Akibatnya terpaksa kembali harus menggunakan kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak," ungkapnya. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 22 jam yang lalu

Dua Kali, Kadisdik Diperiksa Polres

DUGAAN korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Cianjur semakin menguat. Hal itu menyusul diperiksanya Kadisdik Cianjur, Cecep Sobandi oleh Kepolisian Resor (Polres) Cianjur.

Aktualita 22 jam yang lalu

Dugaan Permainan Proyek Terendus, Kadis Pertanian Dipanggil Polisi

WOW, ada apa dengan Cianjur? Setelah Kadisdik diperiksa karena dugaan korupsi, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan dan Holtikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano pun dipanggil Sat Reskrim Polres…

Bisnis Line 25/04/2018 21:43 WIB

MyRobo Kembali ‘Unjuk Gigi’ Melalui Event CRG

SEJUMLAH pelajar dari SMP Al Azhar Cianjur yang tergabung dalam MyRobo berhasil mengharumkan nama Kabupaten Cianjur di kancah Internasional. Setelah mengalahkan kontingen dari beberapa Negara di Asia,…

Aktualita 25/04/2018 08:00 WIB

Mundur Sebelum Kami Turun Tangan

SEGERALAH untuk mundur sebelum kami yang turun tangan. Kalimat itulah yang tertulis dalam Surat Pernyataan Terbuka untuk Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dan wakilnya, Herman Suherman.

Aktualita 25/04/2018 07:55 WIB

Akhirnya Bupati Berani Sambangi Acara Menteri

Ada yang berbeda saat acara launching program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang digelar Kementrian Pertanian (Kementan) di Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Senin (23/4/2018) lalu.

Bisnis Line 24/04/2018 23:34 WIB Advertorial

Alfamart Gelar Pemberdayaan Wanita Melalui Pelatihan

Memperingati Hari Kartini, Toko Modern Alfamart menggelar kegiatan pemberdayaan wanita berupa pelatihan pengolahan bonggol pisang menjadi produk bernilai ekonomis di Balai Desa Sukaratu, Kecamatan Gekbrong,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:53 WIB

Siswa SMK Berikan Sarung Cinta Untuk Mak Icih

RAUT sumringah terlihat dari wajah Mak Icih, saat puluhan siswa dari salah satu SMK kesehatan swasta di Sukabumi mendatangi kediamannya di Kampung Cikaret, Gang Al Falah, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur.

Cianjur Euy 24/04/2018 20:52 WIB

IPM Kabupaten Cianjur Jeblok, Paling Bontot di Jawa Barat

INDEKS Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur, masih relatif jeblok. Posisinya pada 2017 berada paling bontot dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. Hal itu, diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:51 WIB

Perpres TKA Berdampak Plus Minus Bagi Daerah

PENERAPAN Peraturan Presiden Nomor 20/2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing (TKA) memiliki dampak positif dan negatif bagi dunia kerja di daerah. Sebab, hingga kini masih banyak calon tenaga kerja…

Aktualita 24/04/2018 08:00 WIB

Masyarakatnya Masih Miskin Malah Bangun Gedung

TAK hanya melabrak aturan, Megaproyek Campaka dinilai sejumlah kalangan dibangun di saat kondisi kemiskinan di Cianjur cukup memprihatinkan.