Jumat, 21 Juli 2017 - Pukul 09:29

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Subhanallah.. Si Nenek Rela Habiskan Uangnya Setiap Hari Untuk Sodakoh

Oleh: Putra Lugina Sukma - Minggu 07 Pebruari 2016 | 14:02 WIB

Subhanallah.. Si Nenek Rela Habiskan Uangnya Setiap Hari Untuk Sodakoh

istimewa

BERITACIANJUR.COM - Meski hanya berprofesi sebagai pengumpul sayuran liar di Kota Malang. Ibu renta berumur sekitar 65 itu, rela menghabiskan penghasilannya hanya untuk bisa bersodakoh setiap harinya.

 

"Ibu ini mencari sayur liar yang tumbuh di pekarangan rumah-rumah penduduk di sekitar pasar pujon untuk di jual. Kemudian, Hasil penjualan sayur tersebut beliau masukan semuanya kedalam kotak amal dan hal itu beliau lakukan setiap hari," ujar Liza M (37), Salah satu pemiliki toko di pasar pujon.

 

Kata dia, akibat sikap ibu dermawan itu, membuat banyak warga akhirnya simpati dan membantunya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, ada warga yang sengaja mengajaknya tinggal si ibu di rumahnya.

"Masyaa Allah, karena kedermawanannya kami merasa malu padahal apa yang dihasilkan dia tidak seberapa dengan kami yang masih bisa hidup berkecukupan. Saya rasa ini adalah gambaran surga," tandasnya (pls)

Komentar