Kamis, 24 Agustus 2017 - Pukul 10:21

Image
Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

ekonomi bisnis

Daging Sapi Mahal, Pedagang Bakso Putar Otak

Oleh: Nuki Nugraha - Senin 24 Agustus 2015 | 10:00 WIB

Daging Sapi Mahal, Pedagang Bakso Putar Otak

net

BERITACIANJUR.COM – Meroketnya harga daging sapi hingga Rp 120 ribu per kg saat ini berdampak sangat besar kepada para pedagang bakso. Pasalnya, 85 persen bahan baku pedagang ini menggunakan daging sapi.

 

Para pedagang pun mengaku galau dengan kondisi tersebut karena tidak mungkin sekonyong-konyong harus menaikkan harga jual baksonya kepada pembeli. “Bisa-bisa mereka kabur tidak mau beli,” ucap Sukono (45) seorang pedagang bakso kepada wartawam, Minggu (23/8).

 

Sukono dan rekan sesama pedagang lainnya pun terpaksa harus memutar otak untuk menekan penambahan biaya produksi. Salahsatunya dengan mencampur daging sapi dengan daging ayam sebagai bahan olahan membuat bakso.

 

Cara seperti itu, dikatakan Ketua Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (Apmiso), Trisetyo Budiman, menjadi cara yang lazim dilakukan pedagang saat terjadi kenaikan harga daging seperti yang terjadi sekarang ini.

 

 

"Kita menaikkan harga (bakso) atau mencampur dengan daging ayam. Kalau harga bakso naik, daya beli masyarakat melemah," ujar Budiman di Jakarta, Minggu (23/8).

 

Namun begitu, diakui dia, cara seperti itu pastinya akan menurunkan kualitas dari bakso itu sendiri karena tidak selezat jika dibuat seluruhnya dari daging sapi. "Kalau dicampur ayam rasanya nggak seenak kalau pakai daging sapi saja, jadi ini menurunkan penjualan juga," ucapnya.

 

Pihaknya pun tengah mencari cara agar para pedagang bakso bisa mendapatkan daging sapi dengan harga terjangkau. Saat ini, Apmiso berupaya memotong rantai pasokan daging sapi ke pedagang bakso agar bisa mendapatkan harga lebih murah.

 

“Bila selama ini para pedagang bakso membeli daging sapi dari pasar tradisional, ke depan Apmiso akan membuat koperasi pedagang bakso yang membeli daging sapi langsung dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Dengan cara ini, diharapkan para pedagang bakso bisa mendapatkan daging sapi dengan harga di bawah Rp 100.000/kg,” ungkapnya. (net)

Komentar