Kamis, 19 Oktober 2017 - Pukul 17:43

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Tokoh Pemuda Cianjur Aktif Kampanye Bahaya Narkotika, Korupsi dan Terorisme

Oleh: Putra Lugina Sukma - Rabu 24 Pebruari 2016 | 19:25 WIB

Tokoh Pemuda Cianjur Aktif Kampanye Bahaya Narkotika, Korupsi dan Terorisme

BC/Dok

BERITACIANJUR.COM - Kursus singkat yang rencananya diselenggarakan di sebuah hotel di Surabaya. Tokoh pemuda asal Cianjur ikut andil dalam mengkampanyekan pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan pencegahan bahaya narkotika dan terorisme.

 

Bagian kepedulian terhadap bangsa dan Negara. Sekjen Badan Peneliti Independen Kekayaan Pejabat Negara (BPI KPN-PN), Fonda Tangguh menyatakan, pihaknya berencana menggandeng Kepala Divisi Hukum Mabes Polri Irjen Pol M Iriawan, Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan serta beberapa tokoh nasional, pejabat, pengusaha. Bahkan Menkopolhukam melalui Deputi tujuh yang mengapresiasi penyelenggaraan acara.

 

“Permasalahan narkotika dan terorisme juga dirasakan penting untuk disikapi, mengingat belakangan ini cukup menjadi sorotan publik. Upaya pencegahan utamanya menyasar ke berbagai kalangan yang bernaung dibawah wadah BPI KPN-PN” jelasnya saat dihubungi “BC” kemarin.

 

Ditambahkan dia, mulai tokoh masyarakat, alim ulama, profesional, aktivis, advokat dan pengusaha, semua jadi sasaran. Lewat kursus singkat tersebut pihaknya berharap bisa menyadarkan masyarakat akan bahaya korupsinarkotika dan terorisme.

 

“Makanya harus kita mulai dari diri kita terlebih dulu, kita berikan contoh atau tauladan agar bisa diterima masyarakat luas ke depannya,” kata pria asal Cidaun ini.

Komentar