Minggu, 21 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Cap Go Meh di Cianjur, Sederhana Tapi Meriah

M. Arlan Akbar

Jumat, 26 Februari 2016 - 08:00 WIB

BC/Dok
BC/Dok
A A A

BERITACIANJUR.COM - Perayaan Cap Go Meh berlangsung sederhana namun tetap meriah. Warga, terutama keturunan Tionghoa menyambut antusias perayaan hari terakhir masa perayaan Tahun Baru Imlek. Perayaan Cap Go Meh di Cianjur tidak dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya. Panitia Cap Go Meh memusatkan kegiatan di lingkungan Vihara Tridarma.

Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh yang menjadi tamu undangan khusus menuturkan alasan perayaan Cap Go Meh tidak seperti biasanya, yakni di lokasi umum, bisa dimanfaatkan sebagai masa tenang dan tidak dianggap perayaan setelah berakhirnya pesta politik setelah proses Pemilukada 2015 beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, dirinya mengucapkan selamat secara pribadi kepada warga keturunan yang merayakan Cap Go Meh. Dirinya berharap, warga keturunan di Cianjur dapat menjalankan ritual ibadah di tempatnya berlangsung dengan aman dan lancar.    

“Pemda tidak memberikan izin rekomendasi seperti biasa, bukan berarti untuk mengecilkan perayaan Cap Go Meh bagi masyarakat warga keturunan yang menjadi bagian masyarakat Cianjur. Karena perayaannya masih bisa diselenggarakan di masing-masing tempat,” katanya kepada “BC”, Kamis (25/2).

Sementara itu, Ketua Majlis Tridarma Tedi Suherman mengatakan, perayaan Cap Go Meh yang diselengarakan di lingkungan vihara dihadiri oleh umat berjumlah ratusan yang datang sejak pagi. Selain jamaah vihara, perayaan Cap Go Meh juga dihadiri kalangan umum dari masyarakat setempat.

“Malam Cap Go Meh, vihara sudah ramai oleh umat yang melangsungkan sembahyang. Dilanjutkan ibadah siang hari lalu ritual seopeh atau pemindahan patung Dewi Avalokitesvara (Kwan Im) dari lokasi altarnya untuk memudahkan ibadah umat dari pukul 12-14.00 WIB,” ungkapnya.

Terpisah, Panitia Cap Go Meh Vihara Tridarma Cianjur Yanto Kusumajaya menuturkan, acara utama Cap Go Meh dari vihara berlangsung pada sore, sekitar pukul 16.00 hingga pukul 20.00 WIB malam. Kemeriahan Cap Go Meh terlihat dari adanya atraksi barongsai dan liong juga acara bazaar makanan.

“Ritual seopeh dipimpin oleh ramani untuk menentukan waktu kapan patung Dewi Dewi Avalokitesvara (Kwan Im) naik kembali ke altar pemujaan. Ritual ibadah pada Cap Go Meh ini lazim dilaksanakan umat Tridarma di seluruh Indonesia,” cetusnya.

Terkait dengan hasil bazaar, dikatakan Yanto, nantinya 25 persen hasil keuntungan akan ditujukan membantu pembangunan gedung serbaguna untuk kegiatan acara bakti sosial kesehatan yang rutin setiap tahun diselenggarakan.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…

Aktualita 18/01/2018 08:00 WIB

Soal Limbah RSUD, Wabup Bohong

TUDINGAN pihak RSUD Sayang Cianjur melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan pihak…

Cianjur Euy 18/01/2018 00:01 WIB

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34) warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:12 WIB

Jelang Penerapan Trayek Baru, Angkum Wajib Uji KIR

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur bertindak tegas dengan melakukan pemeriksaan dan uji KIR angkutan umum (Angkum) jelang penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum baru, yang akan dilaksanakan…

Cianjur Euy 17/01/2018 21:11 WIB

Kapolres Cianjur Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH, memimpin upacara serah terima jabatan dan kenal pamit Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Cianjur, Rabu (17/1/2018) pagi. Kegiatan yang digelar di Aula Amanah, Primkopol…