Jumat, 20 Oktober 2017 - Pukul 02:56

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Cara Berpakaian Pengaruhi Tingkat Kesuksesan?

Oleh: Putra Lugina Sukma - Rabu 02 Maret 2016 | 14:26 WIB

Cara Berpakaian Pengaruhi Tingkat Kesuksesan?

net/illlustrasi

BERITACIANJUR.COM - Slogan bahasa asing yang berbunyi "dress for success" ternyata bukan hanya sekedar motto. Sebuah studi menemukan bahwa slogan tersebut sangatlah benar untuk mendapatkan kesuksesan dari pekerjaan yang Anda inginkan. 

 

Penelitian yang dilakukan di Yale pada 2014 menunjukkan bahwa mengenakan pakaian yang santun di kantor dapat memengaruhi cara orang menilai Anda, menunjukkan kepercayaan diri, dan bahkan memperlihatkan kemampuan Anda berpikir secara abstrak.

 

Dalam studi tersebut, sebanyak 128 pria berumur 18 hingga 32 tahun dijadikan partisipan dalam sebuah negosiasi jual-beli. 

 

Dilansir dari situs CNN. Mereka yang berpakaian kasual, seperti menggunakan celana training dan sandal jepit, rata-rata mendapat keuntungan sebesar US$680 ribu atau setara dengan Rp9 miliar. 

 

Sedangkan yang berpakaian layak dengan setelan jas lengkap, mendapat keuntungan hingga US$2,1 juta atau setara dengan Rp28 miliar. Kemudian, untuk yang berpakaian biasa saja mendapatkan keuntungan sebesar US$1.58 juta atau Rp21 miliar.

 

Menurut salah satu penulis penelitian tersebut, Michael L. Slepian, pria yang berpakaian buruk sering merasa tidak percaya dengan penampilannya. Sedangkan pria yang berpakaian baik lebih merasa dihargai dan berpikir layaknya CEO. (pls/net)

Komentar