Selasa, 26 September 2017 - Pukul 01:47

Image
Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

healthy life

Bolehkah Jenis Kelamin Anak Dipilih Oleh Orangtua?

Oleh: Putra Lugina Sukma - Rabu 02 Maret 2016 | 15:21 WIB

Bolehkah Jenis Kelamin Anak Dipilih Oleh Orangtua?

net/illlustrasi

BERITACIANJUR.COM - Dalam merencanakan kehamilan, banyak pasangan yang mengharapkan punya anak dengan jenis kelamin sesuai keinginan mereka. Agar bisa punya anak sesuai dengan jenis kelaminnya, calon orangtua rela melakukan banyak upaya. Misalnya, mengonsumsi vitamin saat berhubungan seks.

 

Seiring berjalannya waktu, perencanaan jenis kelamin ini pun membuat teknologi akhirnya "angkat bicara." Teknologi di dunia kedokteran beberapa waktu lalu memopulerkan program fertilisasi in vitro (IVF).  

 

Hal ini menjadi perbincangan hangat apakah pasangan yang hendak menentukan kehamilan diperbolehkan untuk diberikan pilihan ini, dan apa konsekuensi jika melakukannya. Beberapa orang melihat bahwa IVF mengganggu proses alami. Dokter pun merasa khawatir saat bayi IVF pertama lahir pada 1978. 

 

Beberapa protes keras masyarakat atas hal ini pun makin terdengar, terutama ketika berita kehamilan model Chrissy Teigen muncul. Kegemparan terjadi ketika Chrissy Teigen mengumumkan bahwa ia memilih embrio perempuan untuk ditanamkan dalam rahimnya lewat proses IVF. Dia mengaku kesulitan untuk hamil. 

 

Kegemparan yang terjadi ini diakui disebabkan karena diduga ada banyak masalah yang mungkin terjadi. Tapi apa masalah utama yang membuat para ahli dan masyarakat umum dari pemilihan jenis kelamin?

Komentar