Jumat, 26 Mei 2017 - Pukul 03:06

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

entertainment

Tau Video Ua Tere Ga? Ini Lho Ternyata, Komunitas Dibalik Dubber Ngakak Itu

Oleh: K-1 - Jumat 04 Maret 2016 | 19:12 WIB

Tau Video Ua Tere Ga? Ini Lho Ternyata, Komunitas Dibalik Dubber Ngakak Itu

net

BERITACIANJUR.COM - Kalian tau gak yang video barat yang didubbing pake bahasa sunda,? "Cik Atuh ua, najan kie oge urang teh alo ua". Sepenggal kalimat yang diambil dari isi video yang lagi heboh saat ini hingga menyita jutaan viewers di dunia maya. 

 

Yuhuuu... dibalik bahasa konyol yang mereka persembahkan, ternyata dubbing itu diciptakan oleh anak-anak kreatif Jawabarat dari beberapa kota, diantaranya ada Sukabumi, Cianjur, Bogor, Bandung dan Karawang. Bahkan, komunitas ini menamai diri dengan sebutan kelompok Bangbuters yang diambil dari salah satu kalimat dari dubbing tersebut guys.

 

Untuk perwakilan komunitas di Cianjur, Bangbuters ini diketuai oleh Muhammd davi. Yang awalnya ide itu muncul dari keisengannya bersama rekan sepermainannya (kitu merennya wa). Bahkan, hal itu sengaja dibuat serius ketika mendapat reaksi positif dari para citizen.

 

"Ini berawal dari iseng mendubber salah satu video dan di unggah ke jejaring sosial akhirnya kami malah mendapat respon positif dari berbagai kalangan di jawa barat," terangnya.

 

Lanjut dia, komunitas ini yang pertama kali dibentuk di sukabumi tepatnya di lengkong, yang diketuai oleh nder bazit.

 

"Komunitas bazit sendIri banyak yang suport dari berbagai negara yaitu arab saudi,singapore, brunei darusalam dan hongkong," tandasnya (pls)

Komentar