Kamis, 29 Juni 2017 - Pukul 14:15

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

aktualita

Awas, Potensi Konflik Muncul Saat Penetapan Calon

Oleh: fl/bc.com/net. - Senin 24 Agustus 2015 | 01:52 WIB

Awas, Potensi Konflik Muncul Saat Penetapan Calon

Awas potensi konflik saat penetapan calon

BERITACIANJUR.COM, JAKARTA. --Jelang penetapan pasangan calon kepala daerah yang bakal diputuskan Senin esok (24/8), Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menilai konflik berpotensi muncul di sejumlah daerah. Tudingan yang mungkin dilayangkan kepada KPU baik di daerah atau pusat adalah soal independensi. 

 

"Pada tanggal 24 Agustus, akan muncul konflik aktual yang menimbulkan efek lebih besar. KPU berpesan, untuk bertindak independen dan tidak berpihak," ujar Arief dalam diskusi bertajuk 'Memetakan Potensi Konflik Pilkada' di  Jakarta, Minggu (23/8). 

 

Menurutnya, publik bisa saja menuding KPU sebagai lembaga penyelenggara yang tidak adil apabila tak meloloskan calon tertentu sebagai pasangan calon yang maju dalam gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Desember 2015 mendatang. 

 

Padahal, pihaknya mengklaim KPU memiliki aturan dan prosedur sendiri untuk menetapkan apakah pasangan calon dapat disebut layak untuk dipilih dalam pemilu. "Tidak akan menguntungkan kalau KPU membela salah satu pihak," ujarnya. 

 

Pasangan calon bisa jadi gagal apabila tak memenuhi syarat di antaranya syarat kesehatan, ijazah, dan dukungan partai politik. "Setiap syarat mungkin bisa jadi menyebabkan pasangan calon tak lolos penetapan," katanya. (fl/net)

Komentar