Minggu, 22 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Desakan Ekonomi, Banyak Warga Desa Memilih Pindah ke Kota Besar

Asr

Sabtu, 25 Juli 2015 - 19:39 WIB

foto ilustrasi net
foto ilustrasi net
A A A

BC.COM-CIPANAS - Pasca lebaran proses urbanisasi di wilayah Kecamatan Cipanas sudah mulai terlihat dan mengalami peningkatan. Dari catatan beberapa desa yang ada di wilayah Cipanas Puluhan warga saat ini memilih pindah ke beberapa kota besar.

Saat ini, beberapa desa di wilayah Kecamatan Cipanas sudah mencatat hampir lebih dari 20 orang warga, sudah melakukan urbanisasi ke beberapa kota kota besar, seperti Jakarta dan bandung.

Proses urbanisasi ini dipicu karena berbagai hal, seperti karena kebutuhan ekonomi atau faktor keluarga yang tinggal diberbagai daerah yang akhirnya mereka memilih pindah ke daerah atau kota besar dimana keluarganya tinggal dengan mengalami peningkatan ekonomi.

Namun proses urbanisasi di wilayah Kecamatan Cipanas saat ini baru sebatas perpindahan saja, adapun untuk proses perpindahan dari daerah lain ke daerah Cipanas sampai saat ini belum ada pendataan. Misalnya didua desa yang ada di Kecamatan Cipanas, Desa Sindanglaya, dan Desa Sindangjaya, sampai saat ini selama kantor pelayan buka, sudah ada warganya yang minta surat pindah, sedangkan untuk pendataan yang datang ke desa tersebut sampai saat ini belum ada.

Dikatakan sekertaris Desa Sindanglaya, Usep Supriatna, proses penambahan penduduk di Desa Sindanglaya memang terjadi hampir disetiap tahunnya, apalagi pasca lebaran selalu ada, namun karena Cipanas bisa dibilang kota kecil sehingga tak banyak yang datang.

"Ada saja tiap tahunnya yang datang, namun tak banyak, kalaupun ada yang nambah biasanya ada yang datang ada juga yang pindah" ucapnya saat ditemui diruangannya.

Hal berbeda diungkapkan Sekertaris Desa Sindangjaya, Encep Suganda, pasalnya di desanya jarang sekali yang datang berpindah, namun untuk yang asalnya di desa tersebut banyak yang pindah ke daerah lain.

Sebelumnya, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar mengimbau masyarakat tidak melakukan urbanisasi pasca-Lebaran 2015.

Marwan mengatakan, momentum mudik Lebaran biasanya akan diiringi dengan membludaknya arus urbanisasi. Banyak para pemudik yang membawa kerabatnya untuk mencari pekerjaan di kota.

Karena itu, guna menanggapi fenomena yang biasa terjadi setiap tahun tersebut, ia mengimbau kepada masyarakat desa untuk tidak ikut berbondong-bondong ke kota.

"Dengan adanya perhatian serius yang dilakukan pemerintah terhadap desa, saya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih memaksimalkan potensi desa dan mengembangkan ekonomi perdesaan," katanya.

Menurut dia, perputaran ekonomi perdesaan tidak akan kalah dengan ekonomi perkotaan. Apalagi, desa saat ini diberi kewenangan untuk mengembangkan potensi ekonomi dan mendapatkan dana desa dari pemerintah.

"Tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkan peluang yang ada di desa. Entah dengan membuat ekonomi kreatif, BUMDes, ataupun mengembangkan desa wisata," ucapnya.

Jika potensi ekonomi perdesaan sudah tertata, ia meyakini peredaran uang dan investasi tidak akan menumpuk di kota-kota besar, akan tetapi juga akan tersebar ke daerah-daerah dan desa-desa. (asr)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?

Aktualita 19/04/2018 07:55 WIB

Balas Budi? Ini Dugaan Kongkalikong Antara Bupati dan Ketua DPRD

DUGAAN kongkalikong antara Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dengan Ketua DPRD, Yadi Mulyadi menyeruak. Pasalnya, meski sejak awal sudah diketahui belum mengantongi izin, namun Megaproyek Campaka baru…

Aktualita 19/04/2018 07:50 WIB

Golkar Pecat Dua Anggotanya, Demokrat?

HAWA politik Cianjur kian memanas. Birunya langit tak lagi menjadi pertanda akan cerahnya panggung politik Cianjur, tapi sebaliknya justru membawa pertanda datangnya “hujan badai” yang akan menyapu…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polwan Polres Cianjur Berikan Bantuan Bagi Adah

MEMPERINGATI Hari Kartini 2018 jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur menggelar sejumlah kegiatan sosial, di antaranya dengan menyambangi kediaman Adah, warga Kampung Mayak Empang RT 01/04, Desa…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polres Cianjur Ciduk Tujuh Pelaku Kejahatan

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menciduk tujuh orang pelaku kejahatan yang biasa menjalankan aksinya di wilayah hukum Cianjur. Penangkapan ketujuh pelaku itu dilakukan dalam waktu dan tempat berbeda.

Aktualita 18/04/2018 08:10 WIB

Desak Pemkab Tanggung Jawab, Garis Sebar Spanduk Banjir

BANJIR belum pernah terjadi sebelumnya di Cianjur. Masihkah kita bangga dengan dosa-dosa? Itulah tulisan dalam spanduk yang dipasang Gerakan Reformis Islam (Garis) di sejumlah lokasi banjir di kawasan…