Kamis, 19 Oktober 2017 - Pukul 17:45

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

retro

Hebat, Mahasiswa Cianjur Ini Ciptakan Aplikasi Teknologi VR!

Oleh: cr3 - Selasa 22 Maret 2016 | 15:53 WIB

Hebat, Mahasiswa Cianjur Ini Ciptakan Aplikasi Teknologi VR!

BC/Dok/Ilustrasi Simulasi Tembak

BERITACIANJUR.COM - Salah satu tren yang menarik di 2016 adalah Virtual Reality atau biasa disingkat VR. Virtual Reality adalah sebuah teknologi yang membuat pengguna atau user dapat berinteraksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer, sehingga pengguna merasa berada di dalam lingkungan tersebut. 

 

Sebagian mahasiswa pada umumnya membuat sistem informasi, media pembelajaran dan aplikasi pengelolaan. Mahasiswa kelahiran Cianjur, 27 November 1993 ini ingin menciptakan hasil penelitian yang berbeda.

 

Dua minggu sebelum sosialisasi Tugas Akhir (TA), Nasir sempat mengikuti workshop Virtual Reality di Universitas Tarumanegara. Dari sanalah inspirasi membuat judul penelitian tugas akhir muncul. Karena menurutnya pengajuan judul harus anti mainstream dan baru maka Nasir menciptakan “Simulasi Tembak Reaksi menggunakan Teknologi Virtual Reality 3 Dimensi”.

 

“Untuk pengajuan judul dan proposal TA, saya mengajukan judul simulasi tembak reaksi menggunakan teknologi VR itu karena memang belum ada tema tentang VR sekaligus mengimplementasikan apa yang sudah didapat dari workshop,” ungkapnya kepada “BC” belum lama ini.

 

Selain itu, alasan lain yang melatarbelakangi judul penelitian ini karena memang hobi airsoft gun dan tanpa ragu mengambil teori tersebut ke tembak reaksi Perbakin. Akhirnya pengajuan judul tersebut di ACC oleh dosen pembimbing.

 

Simulasi tembak reaksi yang dibuat oleh Nasir memakai head mounted yang displaynya menggunakan google cardboard versi satu, untuk alatnya bisa di-search. Hasil jadinya berupa aplikasi android APK.

 

Agar dapat menjalankan VR ini, lanjutnya android yang digunakan harus memiliki spesifikasi khusus yaitu memiliki sensor gyroscope di hpnya. Simulasinya sendiri terdiri dari stage tembak reaksi dengan target tembak popper metal.

 

“Untuk bisa menembak, Nasir memakai airsoftgun jenis spring yang di dalam pelatuknya dipasang Bluetooth, jadi ketika pelatuknya ditekan otomatis simulasi juga ngikutin nembak dan sensasinya seperti menembak nyata,” pungkasnya.

Komentar