Jumat, 20 Oktober 2017 - Pukul 03:02

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Ingin Hidup Bahagia? Lepaskan 4 Hal Ini

Oleh: Zulfah Robiana - Rabu 30 Maret 2016 | 14:27 WIB

Ingin Hidup Bahagia? Lepaskan 4 Hal Ini

net/illustrasi

BERITACIANJUR.COM - Cerita masa lalumu bukanlah penentu apakah kamu bisa hidup bahagia atau tidak. Ini bukan lah penghalang untuk bisa menjadi pribadi yang bahagia dan menikmati hidup. Ada banyak orang yang hidup serba kekurangan namun bisa menjalani hidup dengan senyum setiap saat dan bersyukur dengan apa yang mereka miliki.

 

Kamu pasti penasaran kan mengapa beberapa orang bisa hidup begitu ringan seakan tak punya beban meski sudah melalui banyak kejadian berat. Penulis buku '15 Things You Need to Give Up to Be Happy' Luminita D. Saviuc berbagi bagaimana caranya. Ini 4 di antaranya.

 

1. Ketakutan

Ketakutan, kecemasan, kekhawatiran, dan lain sebagainya yang berada di kepalamu bisa jadi penghalang mengapa kamu tak bisa bebas lepas. Karena ketakutan yang terlalu besar, kamu jadi tak berani mengambil langkah yang bahkan kamu inginkan sejak dulu. Pada akhirnya kamu hanya akan menyesal di akhir.

 

Alihkan rasa takut dan segala perasaan negatif ini ke hal-hal positif. Ketika terjebak dalam ketakutan akan kegagalan, penolakan, dan kehilangan, ingatkan dirimu lagi akan cinta dari keluarga, teman, sahabat dan hal-hal lain yang membuatmu tertawa, kamu akan berpikir lebih positif.

 

2. Prasangka buruk terhadap diri sendiri

Ada quote menarik dari Roderick Thorp: "Kamu harusnya jadi sahabat untuk dirimu sendiri, karena seringkali kamu jatuh justru karena sifat buruk dan permusuhan dari dirimu sendiri". Kita lebih sering menjatuhkan diri sendiri dibanding memotivasi diri sendiri, benar tidak? Semakin banyak prasangka dan pikiran buruk tentang diri sendiri, maka semakin besar pula kau merasa tak bahagia.

 

3. Masa lalu

Hal pertama yang harus kamu relakan ketika ingin merasa bahagia adalah masa lalu yang buruk, pahit, kelam, apa pun istilahnya. Berdamai dengan masa lalu akan membuatmu lebih berani dan positif menghadapi masa depan, karena kamu tak ingin mengulangi apa yang terjadi di masa lalu.

 

4. Keterikatan terhadap dunia

Banyak orang berpikir bahagia itu punya mobil mewah, rumah besar, jadi anak orang kaya dan mewarisi perusahaan besar. Keterikatan diri terhadap materi justru membuatmu tak bisa bahagia. Penting sekali menjelaskan pada dirimu sendiri bahwa tak ada yang bisa kamu simpan selamanya di dunia ini, dengan begini kamu bisa lebih legowo, lebih bisa menerima apa pun yang terjadi dan digariskan oleh Tuhan.

 

Lepaskan 4 hal di atas jika kamu tak ingin hidupmu sia-sia. Setiap orang ingin punya hidup yang berarti dan 4 hal di atas bisa menghalangi apa yang membuatmu tertawa lepas, yang membuatmu bahagia hingga puncak. (net/zlf)

Komentar