Kamis, 19 Oktober 2017 - Pukul 17:52

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

Dishub Cianjur: Pengantar Haji Banyak Langgar Lalin

Oleh: Misbah Hidayat - Selasa 25 Agustus 2015 | 09:00 WIB

Dishub Cianjur: Pengantar Haji Banyak Langgar Lalin

misbah hidayat/'BC'

BERITACIANJUR.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur mencatat ratusan pelanggar aturan yang dilakukan masyarakat di musim haji. Hal tersebut menyusul dengan banyaknya pengantar calon jamaah haji.

 

Seksi Pengendalian Oprasional Dinas Perhubungan Kab. Cianjur Doli menanggapi kondisi yang terjadi di masyarakat pada musim haji sekarang ini. Pihaknya terus menerus  melakukan penegakan hukum terhadap masyarakat yang melanggar.

 

“Kebanyakan, masyarakat menganggap perilaku itu sudah biasa dalam hal ini bukan kami tidak melakukan tindakan, sejauh ini mereka yang melanggar kebanyakan berasal dari wilayah Cianjur selatan,” ujar Doli, kepada "BC", kemarin (24/8).

 

Dikatakan Doli, jumlah masyarakat yang melanggar cenderung bertambah. Meskipun pihaknya terus menerus melakukan penertiban. Namun kondisi yang terjadi dilapangan dari tahun ke tahun masih saja kerap terjadi pelanggaran dikarenakan masih minimnya pemahaman masyarakat.

 

“Jumlahnya mencapai ratusan, rata-rata mereka secara sengaja melanggar aturan pemerintah karena satu lain hal,” katanya.

 

Doli menyebutkan, aturan terkait dengan pelarangan menggunakan kendaraan bak terbuka sudah ada dalam undang-undang perhubungan. Namun sejauh ini, kata dia banyak masyarakat yang mengabaikan aturan tersebut.

 

Sementara itu, Nurdin (35) salah seorang pengantar jamaah haji yang berasal dari Kec. Cijati mengatakan, pihaknya terpaksa menggunakan kendaraan terbuka untuk pergi mengantar salah satu keluarganya berangkat haji dengan alasan ketiadaan angkutan lain.

 

“Iya kan, kalau menggunakan kendaraan yang tertutup tentunya kami harus mengeluarkan biaya sewa karena kami tidak mempunyai mobil pribadi, makanya kami memanfaatkan faslilitas yang ada meskipun beresiko,” tutur Nurdin.

Komentar