Jumat, 21 Juli 2017 - Pukul 09:30

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Wonderwoman Versi Cianjuran

Oleh: Susi Susilawati - Kamis 07 April 2016 | 13:46 WIB

Wonderwoman Versi Cianjuran

BC/Dok(Yulinda Lailati Duni)

BERITACIANJUR.COM - Olahraga seni beladiri merupakan salah satu bentuk olahraga dan seni tubuh, yang menggunakan sejumlah teknik dengan tujuan bisa melindungi diri dari berbagai ancaman. Salah satunya tertuang dalam seni pencak silat, seperti yang di geluti dara cantik Yulinda Lailati Duni, yang dimana seni beladiri ini ia tekuni semenjak duduk di bangku sekolah menengah atas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cianjur.

 

Terkesima dengan promosi ekstrakulikuler yang dilakukan kakak kelasnya, Yulinda mulai tertarik dan mulai mempelajari sejumlah gerakan pencak silat yang dilakukannya dalam setiap minggu. Diakuinya mempelajari gerakan pencak silat tidak semudah seperti orang memperagakannya, karena seni beladiri yang satu ini harus didasari dengan jiwa agar gerakan-gerakan yang dipelajari bisa terasa manfaatnya oleh tubuh.

 

Seperti mudah tapi sulit, namun dengan tekadnya yang kuat untuk menguasai seni beladiri, ia pun rajin berlatih hingga dipromosikan oleh pelatihnya untuk mewakili sekolahnya dalam ajang pertandingan.

 

Uli begitu sapaan akrabnya, merupakan perempuan kelahiran Cianjur, 20 Juli 1995, yang sudah sejak lama senang dengan dunia lukis dan pencak silat ini, membuktikan dirinya mampu melakukan yang belum bisa dilakukan orang lain. Dengan kerja kerasnya akhirnya ia pun terpilih sebagai Juara dua kelas D putri se-wilayah dua Bogor dalam even Smanti Cup 2011, dan Juara tiga kelas D putri Provnsi Jawa Barat (Popda)2012. 

 

“Tidak sangka saya ternyata bisa mengalahkan lawan-lawan saya yang lebih baik kemampuannya dari saya. Intinya percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki sebagai kekuatan diri untuk bisa,” katanya.

 

Lanjut uli, karena belum bisa meneruskan pendidikannya ia pun memutuskan untuk bekerja menjadi experience consultan disalah satu toko telepon selular. Meski demikian hobi pencak silatnya tak pernah di tinggalkan sesekali ia selalu berlatih sendiri maupun berlatih dengan seperguruannya.

 

“Iya sekarang mah sibuk bekerja saja dan berlatih pencak silat. Alasan saya menyukai silat karena silat bisa menjadi salah satu olahraga beladiri yang praktis namun menguntungkan untuk melindungi diri sendiri serta menyehatkan tubuh,” ungkapnya.

Komentar