Jumat, 27 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Awas, Anjing Rabies Mengancam Kita

Misbah Hidayat

Sabtu, 19 Desember 2015 - 07:56 WIB

ilustrasi/net
ilustrasi/net
A A A

BERITACIANJUR.COM – Dalam beberapa tahun terakhir, populasi anjing di Cianjur disinyalir meningkat cukup signifikan. Repotnya, sebagian besar jenis hewan pemakan daging ini dipelihara pemiliknya tanpa mengikuti standar kesehatan hewan peliharaan yang baku.

Termasuk standar minimal berupa vaksinasi anjing, banyak tidak dilakukan para pemiliknya. Sebagian besar pemilik beranggapan, dengan memberikan makan anjing peliharaannya saja, itu sudah lebih dari cukup. Sementara bahaya ancaman penyakit rabies yang dapat ditularkan anjing miliknya terhadap warga lain tidak pernah mereka pikirkan.

Akibatnya, hampir setiap saat ancaman tertular penyakit rabies membayangi hidup keseharian sebagian warga Cianjur. Ancaman terbesar dialami warga yang tinggal di kawasan dengan tingkat populasi anjing cukup tinggi. Apalagi di musim kemarau panjang seperti sekarang, ancaman tertular penyakit rabies semakin tambah besar, karena tak sedikit anjing yang ketersediaan makannya mengalami gangguan cukup serius.

Tingginya ancaman penularan penyakit rabies di Cianjur ini dibenarkan Kepala Seksi  Kesehatan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (DPPK) Kabupaten Cianjur, Agung Rianto.  Di Kabupaten Cianjur, lanjutnya, wilayah yang paling berpotensi terjangkit penyakit rabies adalah Kecamatan Ciranjang. Ini terjadi karena di wilayah tersebut populasi anjing jauh lebih banyak dibandingkan dengan di daerah-daerah lainnya.

Tingginya populasi anjing diwilayah tersebut, diyakini bisa memicu munculnya penyakit rabies akibat gigitan anjing. Untuk mengantisipasinya, dinas terkait terus proaktif melakukan kegiatan vaksin anjing peliharaan warga.

“Kalau menurut aturan animal welfare, kami tidak diperbolehkan melakukan pembiusan. Sedangkan untuk anjing yang liar, kami melakukan penangkapan dengan cara memberinya racun,” paparnya.

Terkait penyebaran penyakit rabies itu sendiri,  katanya ssangat tergantung kepada  tingkat kepadatan penduduk di suatu wilayah. Dengan semakin banyak penduduk, besar kemungkinan penyakit rabies akan lebih  mudah ditularkan.

Untuk itu, lanjut Agung, pihaknya berharap warga sadar betul akan bahaya penyebaran penyakit rabies yang acap kali ditularkan melalui gigitan anjing. “Untuk itu, kami harap wargapemilik anjing bisa memberikan vaksin secara rutin,” harapnya. (gap)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 22 jam yang lalu

Dua Kali, Kadisdik Diperiksa Polres

DUGAAN korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Cianjur semakin menguat. Hal itu menyusul diperiksanya Kadisdik Cianjur, Cecep Sobandi oleh Kepolisian Resor (Polres) Cianjur.

Aktualita 22 jam yang lalu

Dugaan Permainan Proyek Terendus, Kadis Pertanian Dipanggil Polisi

WOW, ada apa dengan Cianjur? Setelah Kadisdik diperiksa karena dugaan korupsi, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan dan Holtikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano pun dipanggil Sat Reskrim Polres…

Bisnis Line 25/04/2018 21:43 WIB

MyRobo Kembali ‘Unjuk Gigi’ Melalui Event CRG

SEJUMLAH pelajar dari SMP Al Azhar Cianjur yang tergabung dalam MyRobo berhasil mengharumkan nama Kabupaten Cianjur di kancah Internasional. Setelah mengalahkan kontingen dari beberapa Negara di Asia,…

Aktualita 25/04/2018 08:00 WIB

Mundur Sebelum Kami Turun Tangan

SEGERALAH untuk mundur sebelum kami yang turun tangan. Kalimat itulah yang tertulis dalam Surat Pernyataan Terbuka untuk Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dan wakilnya, Herman Suherman.

Aktualita 25/04/2018 07:55 WIB

Akhirnya Bupati Berani Sambangi Acara Menteri

Ada yang berbeda saat acara launching program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang digelar Kementrian Pertanian (Kementan) di Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Senin (23/4/2018) lalu.

Bisnis Line 24/04/2018 23:34 WIB Advertorial

Alfamart Gelar Pemberdayaan Wanita Melalui Pelatihan

Memperingati Hari Kartini, Toko Modern Alfamart menggelar kegiatan pemberdayaan wanita berupa pelatihan pengolahan bonggol pisang menjadi produk bernilai ekonomis di Balai Desa Sukaratu, Kecamatan Gekbrong,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:53 WIB

Siswa SMK Berikan Sarung Cinta Untuk Mak Icih

RAUT sumringah terlihat dari wajah Mak Icih, saat puluhan siswa dari salah satu SMK kesehatan swasta di Sukabumi mendatangi kediamannya di Kampung Cikaret, Gang Al Falah, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur.

Cianjur Euy 24/04/2018 20:52 WIB

IPM Kabupaten Cianjur Jeblok, Paling Bontot di Jawa Barat

INDEKS Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur, masih relatif jeblok. Posisinya pada 2017 berada paling bontot dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. Hal itu, diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 24/04/2018 20:51 WIB

Perpres TKA Berdampak Plus Minus Bagi Daerah

PENERAPAN Peraturan Presiden Nomor 20/2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing (TKA) memiliki dampak positif dan negatif bagi dunia kerja di daerah. Sebab, hingga kini masih banyak calon tenaga kerja…

Aktualita 24/04/2018 08:00 WIB

Masyarakatnya Masih Miskin Malah Bangun Gedung

TAK hanya melabrak aturan, Megaproyek Campaka dinilai sejumlah kalangan dibangun di saat kondisi kemiskinan di Cianjur cukup memprihatinkan.