Senin, 23 Oktober 2017 - Pukul 07:36

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

makan enak

Kedai Pojok Sehat Al- Habsyi Sajikan Makanan di Tempurung Kelapa

Oleh: Susi Susilawati - Selasa 10 Mei 2016 | 13:27 WIB

Kedai Pojok Sehat Al- Habsyi Sajikan Makanan di Tempurung Kelapa

Sejumlah penggujung sedang megantri menunggu pesanan di Kedai Pojok Sehat Al- Habsyi. (BC/Susi Susilawati)

BERITACIANJUR.COMBila bekunjung ke bagian Cianjur Selatan tidak lengkap jika tidak mampir ke Kedai Pojok Sehat Al- Habsyi yang berada di BTN Grya Sukangara. Kedai tersebut menyediakan fasilitas tempat istirahat dan memiliki beragam menu makanan yang patut dicoba.

 

Pemiliki Kedai Pojok Sehat Al- Habsyi, Agi  mengatakan, usaha yang baru dirintisnya itu ternyata sudah banyak mendapatkan sambutan dari para pengunjung. Kedai yang masih menyatu dengan rumah ini sudah menjadi salah satu tempat yang cocok untuk istirahat atau berkumpul bersama teman dan keluarga.

 

Dikedai ini disediakan berbagai macam menu makanan dan minuman. Salah satu  makanan favoritnya yaitu mie ayam. Mie ayam di kedai ini berbeda dengan mie ayam pada umumnya terletak dari paduan santan dan tomat menyerupai soto.

 

“Saya coba buat mie ayam kuah yang isinya mie, daging, sayur, santan dan tomat dihargai satu porsinya Rp10.000. Ternyata hasil kreasi ini cukup mendapatkan sambutan dari para penggemar kuliner,” ucap Agi kepada “BC”.

 

Kata Agi, yang bisa membedakan kedainya dengan kedai pada umumnya adalah terletak pada sambal yang diberikan bukan sembarang sambal. Karena sambalnya menggunakan sambal jahe. Bahkan tidak hanya disitu pada tempat penyajiannya menggunakan tempurung kelapa. Sendok yang dipakaipun terbuat dari tempurung kelapa. Jadi hidangan roti bakar maupun pisang bakar juga disimpan ditempat yang sama.

 

“Kita ingin membuat hidangan yang menyehatkan tanpa bahan pengawet. Sehingga baso dan mie ayam dibuat sendiri dan memiliki cita rasa yang khas,” jelasnya.

Komentar