Senin, 16 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Pembekuan di Cabut, Momentum Bagi Persepak bolaan Cianjur

Angga Purwanda

Kamis, 12 Mei 2016 - 09:11 WIB

Getty Images
Getty Images
A A A

BERITACIANJUR.COM - Keputusan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) RI Imam Nahrawi mencabut pembekuan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Selasa (10/5) disambut baik seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali masyarakat pencinta sepak bola di Kabupaten Cianjur.

Pasalnya, momentum tersebut dapat dijadikan awal baik untuk memperbaiki persepak bolaan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Cianjur.

Ketua Viking Underground (VUG) Cianjur, Beni Sumarna menuturkan, keputusan Kemenpora Imam Nahrowi mencabut pembekuan PSSI merupakan keputusan tepat. Sebab, jelas Beni, sejumlah program pembinaan yang selama pembekuan tidak berjalan baik dapat kembali bergulir, seperti kompetisi resmi dan pembinaan pemain berbagai kelompok umur dan tim nasional senior.

"Dengan dicabutnya pembekuaan PSSI mudah-mudahan berdampak positif bagi persepak bolaan Indonesia, terutama Kabupaten Cianjur," tutur Beni, saat dihubungi "BC", kemarin (11/5).

Diungkapkan Beni, meskipun pembekuan yang dilakukan PSSI tidak terlalu berdampak pada persepak bolaan di Cianjur. Sebab, ucap dia, sejumlah kegiatan atau even sepak bola di Cianjur masih tetap berjalan.

"Berbagai even masih tetap berjalan, meskipun Menpora membekukan PSSI. Mulai dari liga U-15, U-17, U-19, dan senior. Mudah-mudahan keputusan ini juga dapat menjadi momentum bagi bibit sepak bola di Cianjur untuk dapat berkarir di kancah nasional dan internasional," ungkapnya.  

Sementara itu, Manajer tim Gaib FC, Dadan, berharap keputusan Kemenpora tersebut dapat dijadikan awal untuk perbaikan sepak bola di Kabupaten Cianjur. Sebab, ujar Dadan, Kabupaten Cianjur merupakan daerah yang pernah diperhitungkan dalam kancah persepak bolaan di Indonesia.

"Banyak pesepak bola nasional yang berasal dari Cianjur, dan momentum ini harus menjadi motivasi untuk kembali melahirkan bibit pesepak bola yang dapat mengharumkan Cianjur, bahkan Indonesia," ujar Dadan.(gap) 

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 6 jam yang lalu

Korupsi di Cianjur Aman?

KORUPSI di Cianjur aman. Begitu kata seorang aktivis, menyikapi sederet temuan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur yang kini mencuat dan ramai dibicarakan publik.

Cianjur Euy 14 jam yang lalu

Tahun ini, Rp3,5 M untuk Proyek Buku RT

DANA Rukun Tetangga (RT) yang diluncurkan pemerintah Kabupaten Cianjur setiap tahunnya, kerap jadi bidikan kalangan pengusaha yang berniat mengais keuntungan.

Cianjur Euy 14 jam yang lalu

Warga Mekargalih Kudu Waspada

WARGA Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur harus lebih waspada saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, tak berpenghuni.

Cianjur Euy 14 jam yang lalu

Polsek Warungkondang Siap Menjawab Keinginan Masyarakat

PERINGATI HUT Bhayangkara ke 72 Polsek Warungkondang, Kabupaten Cianjur gelar syukuran, Sabtu (14/7/2018). Terlihat seluruh kalangan masyarakat menjadi tamu undangan.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Asian GamesXVIII Ajang Dongkrak Sektor Pariwisata

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bakal memaskimalkan momentum gelaran Asian Games XVIII/2018 untuk mempromosikan dan mendongkrak sektor pariwisata.

Aktualita 13/07/2018 07:00 WIB

Masyarakat Muak dengan Kebijakan Bupati

DUGAAN kuat pelanggaran Megaproyek Campaka tak hanya ramai diberitakan di media massa, namun ternyata isu kebijakan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar terkait pemindahan ibu kota juga viral di jejaring…

Aktualita 13/07/2018 06:55 WIB

Didemo Warga, Pengusaha Balik Ancam Akan Tutup Perusahaan

Ratusan warga Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, mendemo PT Three Six World (PT.TSW), Kamis (12/7/2018)

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Lapas Kelas IIB Cianjur Utamakan Pembinaan Keagamaan

LATAR belakang pondok pesantren (Pontren) yang diterapkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Cianjur menjadi sesuatu yang unik. Dimana, para warga binaan diberikan pendekataan keagamaan untuk…

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Tingkat Penyerapan Beras Petani di Semeseter I Mencapai 80,78%

BULOG Subdivre Cianjur mengklaim tingkat penyerapan beras petani memasuki semester I tahun ini sudah mencapai 80,78 persen. Hal itu, tak terlepas dari mulai meningkatnya kepercayaan petani menjual hasil…

Cianjur Euy 12/07/2018 21:08 WIB

Situs Gunung Padang Diusulkan Ke UNESCO

TIM Arkeolog Situs Gunung Padang tengah mengkaji untuk mengusulkan situs tersebut ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia (World Heritage). Rencananya semua elemen, mulai dari pemerintah daerah bakal dilibatkan…