Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

IRDA: Gunakan Fasilitas Negara Untuk Paslon Ada Sanksi

Misbah Hidayat

Rabu, 26 Agustus 2015 - 09:48 WIB

ilustrasi/net
ilustrasi/net
A A A

BERITACIANJUR.COM - Daerah (Irda) Kabupaten Cianjur menegaskan, penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pasangan calon peserta Pilkada 2015, akan menuai sanksi. Diingatkan lagi untuk para Pegawai Negei Sipil (PNS) dilingkungan Pemkab Cianjur untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Cianjur, yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

Pasalnya, Irda khawatir dengan jumlah PNS yang ada di seluruh wilayah Kab. Cianjur sekitar 16 ribu orang ini, peluang adanya tindak pelanggaran ketika penyelenggaraan Pilkada sangat besar terjadi.

Inspektur Irda Kabupaten Cianjur Agus Indra mengatakan, aturan tersebut terdapat di pasal 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai. Untuk itu, diharapkan PNS tidak ikut mendukung salah satu calon.

“Terlebih, kalau mereka menggunakan pasilitas Negara dalam mendukung salah satu calon mereka akan mendapatkan sanksi,” ucap Agus kepada “BC” Selasa (25/8).

Dikatakannya, sanksi yang nantinya akan dikenakan kepada PNS yang melanggar ada dua jenis sanksi yakni sanksi sedang dan sanksi berat, sesuai dengan ketentuan yang ada dalam aturan yang dibuat oleh pemerintah.

“Kalau sedang dia tidak menggunakan pasilitas Negara untuk mendukung. Kalau menggunakan pasilitas Negara baru itu sanksinya berat bisa saja mereka yang mendukung di pecat,” ujarnya.

Dalam menggunakan fasilitas negara, kata Agus, banyak jenisnya seperti halnya menggunakan kendaraan milik negara dalam memberikan dukungan kepada salah satu calon. 

“Terlebih sudah ada surat edaran dari menpan bahwa PNS itu tidak diperbolehkan mendukung salah satu calon,” paparnya 

Bentuk dukungannya sendiri kata dia, bisa bermacam-macam seperti halnya ikut berkumpul dalam acara kampanye salah satu calon. Namun hal tersebut belum bisa dikatakan mereka mendukung harus melalui proses pemeriksaan terlebih dahulu.

“Sekarang calon kan pada pintar, mereka biasanya datang ke tempat pengajian jadi siapa tahu saja, di sana terdapat PNS yang ikut mengaji,” ujarnya.

Sebagai salah satu dukungan terhadap pemerintah, pihaknya tidak melarang kalau PNS terlibat dalam menyelengarakan pilkada, sebab kata dia, fungsi dari PNS sendiri merupakan perekat bangsa.

“Ya kalau hanya sebatas jadi petugas KPPS itu kan bukan berarti melanggar, malah itu bagus, karena PNS bisa terlibat dalam menyukseskan pilkada,” imbuhnya. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Cuaca Buruk, Masyarakat Agar Waspada

MASYARAKAT Kabupaten Cianjur diimbau untuk mewaspadai bencana akibat cuaca buruk yang dalam beberapa pekan terakhir melanda Tatar Santri.

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Disdukcapil Siap Launching Lima Cabang Layanan

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur membuka cabang layanan administrasi kependudukan di lima kecamatan. Tak hanya proses perekaman, pencetakan KTP el pun dapat dilaksanakan…

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 23 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:36 WIB

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 21/01/2018 22:28 WIB

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:52 WIB

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:50 WIB

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.