Minggu, 25 Juni 2017 - Pukul 14:14

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

Cegah Longsor, Sejumlah Desa di Sukaresmi Bangun TPT

Oleh: Asri Fatimah - Rabu 26 Agustus 2015 | 12:00 WIB

Cegah Longsor, Sejumlah Desa di Sukaresmi Bangun TPT

asri fatimah/'BC'

BERITACIANJUR.COM – Sebanyak 8 dari 11 Desa di Kecamatan Sukaresmi memanfaatkan Dana Desa (DD) untuk membangun tanggul pertahanan tanah (TPT). Soalnya kondisi geografis wilayahnya termasuk dalam kategori rawan longsor sehingga berpotensi menimbulkan terjadinya kerusakan lingkungan.

 

Menurut Kasi Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Dedi Ruhiat, dari 8 desa yang mengajukan pembangunan TPT merupakan daerah yang tercatat rawan longsor.  Potensi wilayahnya diperkirakan akan terkena dampak longsor disaat musim hujan. 

 

" Kalau untuk Desa menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Desa sebagian besar membangun TPT. Posisinya  ialah desa yang terbilang rawan longsor seperti pakuon atau cibanteng, tiap tahunnya terkena longsor," paparnya saat di temui di kantornya, kemarin.

 

Dikatakan Dedi, TPT berfungsi selain sebagai penahan dari pada longsor juga untuk pemeliharaan infrastruktur. Logisnya,  jalan bagus namun TPT jelek maka tidak banyak bermanfaat karena kekuatan jalan akan cepat alami ambrol akibat tidak dibangunnya TPT.

 

Terpisah Kepala Desa Pakuon, Herman Hidayat, mengatakan jika dirinya menyerap anggaran Dana Desa itu salah-satunya untuk membangun TPT. Sesuai alokasi dana, ujar Herman, baru dibangun di tiga lokasi dengan ukuran  panjangnya 17,70 meter, tingginya sampai mencapai 3 meter.

 

" Sebelum membenahi jalan, kita bangun TPT terlebih dahulu, agar tidak lagi ada penyempitan jalan akibat tebingnya yang longsor, mengingat sebelumnya pernah kejadian tebing di lokasi ambruk akibat longsoran tanah,” paparnya. ***

Komentar