Rabu, 26 Juli 2017 - Pukul 11:41

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

traveling

WNA Timur Tengah Serbu Kota Bunga Cipanas

Oleh: Tim Redaksi - Jumat 10 Juni 2016 | 17:00 WIB

WNA Timur Tengah Serbu Kota Bunga Cipanas

net

BERITACIANJUR.COM - Sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal Timur Tengah sudah mulai berdatangan diareal Kota Bunga Cipanas. Mereka menghabiskan waktu untuk berlibur. Keberadaan para WNA ini kadang mengusik keamanan yang ada di KOta Bunga.

 

Komandan Regu (Danru) petugas keamanan kawasan Kota Bunga, Hendra mengungkapkan, jumlah wisatawan asal Timur Tengah tersebut biasanya terus bertambah seiring dengan adanya musim libur di negaranya.

 

“Jumlah ini belum seberapa, biasanya nanti setelah pelaksanaan perayaan lebaran wisatawan asal Timur Tengah memadati kawasan Kota Bunga ini," kata Hendra saat ditemui “BC”, Kamis (9/6).

 

Menurutnya, pada bulan-bulan tersebut wisatawan Timur Tengah tidak hanya mendatangi kawasan Kota Bunga saja, mereka bahkan tersebar sampai di wilayah Warung Kaleng Kota Bogor. “Kalau dulu paling banyak jumlah wisatawan asing ini di kawasan warung kaleng, namun akibat kepadatan yang terjadi di kawasan itu mereka membidik kawasan Cipanas ini sebagai lokasi berwisata,” katanya.

 

Dilain pihak, salah seorang warga Desa Sukanagalih, Kecamatan Cipanas, Sofyan Hidayat (50) menilai, dengan tingginya tingkat kunjungan wisatawan asing asal Timur Tengah ke kawasan Kota Bunga harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat. Tidak jarang keberadan WNA itu mengganggu ketertiban dan kenyaman warga.

 

“Apalagi dengan kabar yang berkembang di masyarakat sekarang ini, di kawasan Kota Bunga tersebut kerap dimanfaatkan oleh wisatan asing untuk berwisata seks. Ini tidak bisa didiamkan kalau benar terjadi. Pengawasan ke WNA harus diperketat," katanya.

 

Menurutnya, dengan lemahnya pengawasan saat ini yang dilakukan oleh pemerintah terhadap para WNA yang datang dan menetap di Kawasan Cianjur, ia merasa khawatir banyak wisatawan yang menggunakan kedok berwisata tapi melakukan tindakan yang dinilai melanggar norma agama.

 

"Kami berharap pengawasannya diperketat, apalagi jumlah WNA semakin banyak," katanya.

 

Estate Manager Kota Bunga Franky Komonong mengungkapkan, keberadaan WNA asal Timur Tengah yang berada di areal Kota Bunga tidak secara resmi menyewa vila ke Kota Bunga. Mereka memanfaatkan vila pribadi yang disewakan pemiliknya melalui jasa penghubung.

 

"Kami Kota Bunga tidak pernah menyewakan vila, apalagi ini untuk orang asing. Kalau ada WNA yang menghuni vila itu sewa menyewanya urusan pribadi pemilik vila, tidak ada kaitannya dengan Kota Bunga. Tapi karena keberadaanya di areal Kota Bunga seakan Kota Bunga lah yang menyewakan," tegas Franky.

 

Sebaliknya managemen Kota Bunga malah melarang pemilik vila untuk disewakan. Semua itu tertuang dalam perjanjian awal saat terjadi transaks jual beli. "Sebenarnya ada larangan yang harus ditaati oleh pemilik vila, semua itu tertuang dalam perjanjian awal saat transaksi jual beli. Namun faktanya mereka yang melanggar, kami sulit untuk melarangnya," katanya. 

Komentar