Sabtu, 21 Oktober 2017 - Pukul 08:08

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

aktualita

JSN Indonesia Terbesar di Dunia

Oleh: Disma M. Taryum - Kamis 27 Agustus 2015 | 07:42 WIB

JSN Indonesia Terbesar di Dunia

net

BERITACIANJUR.COM – Reformasi sistem Jaminan Sosial Nasional (JSN) di Indonesia, termasuk salah satu sistem jaminan sosial terbesar di dunia. Ini dapat dilihat dari cakupan kepesertaan yang mencapai lebih dari  120 juta tenaga kerja. Selain itu, jenis-jenis  program perlindungan yang yang diterapkan sangat komprehensif dan berpotensi kelola dana yang besar.

 

Oleh karena itu, program jaminan sosial harus mendapat dukungan lintas-sektor, baik dalam hal pengembangan dana jaminan sosial, perluasan kepesertaan, penegakan hukum serta peningkatan manfaat.

 

Selain itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi karena tantangan ketenagakerjaan ke depan akan semakin serius.

 

Demikian dikatakan Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri saat membuka seminar internasional Reformasi  Jaminan Sosial  yang digelar di Nusa Dua, Badung,  Bali pada Rabu (19/8).

 

Turut hadir dalam acara ini  Presiden ISSA (International Sosial Security Association) Errol Frank Stoove, Ketua Dewan Jaminan Sosial Chazali Husni Situmoang, dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Elvyn G. Masassya.

 

Acara ini  juga dihadiri sebanyak 150 peserta seminar dari berbagai aspek sektoral mulai CEO, pengamat/para ahli, lembaga jaminan sosial, lembaga pemerintahan, anggota ISSA dari berbagai negara, perwakilan asosiasi perusahaan domestik dan multinational serta serikat pekerja.

 

Dalam keterangan Biro Humas Kemnaker di Jakarta, Menaker Hanif mengatakan salah satu terobosan  yang dilakukan Pemerintah saat ini adalah dengan melakukan reformasi jaminan sosial, yang terintegrasi dalam satu sistem jaminan sosial nasional.

 

“Pemerintah telah berupaya untuk mendesain program jaminan sosial agar cakupannya sampai ke seluruh lapisan masyarakat secara universal coverage. Hal ini merupakan upaya Negara dalam memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” kata Hanif. (net)

Komentar