Kamis, 19 Oktober 2017 - Pukul 17:45

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

retro

Pengguna Angkum Saat Mudik Menurun

Oleh: M. Arlan Akbar - Minggu 19 Juni 2016 | 13:58 WIB

Pengguna Angkum Saat Mudik Menurun

net/ilustrasi

BERITACIANJUR.COM - Trend penggunaan angkutan umum (angkum) sebagi transportasi mudik diperkirakan akan menurun, menyusul banyaknya pemudik yang cendrung lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi ataupun jasa travel. Hal tersebut diungkapkan Kepala UPTD Terminal Pasirhayam, Yogi Yogaswasar.

 

Kendati begitu, kata Yogi, secara teknis hingga nanti menjelang H-7 persiapan terminal C Pasirhayam sudah cukup maksimal, sebab kondisi lokasi dalam terminal tidak ada yang mengalami perubahan.

 

“Trend angkutan umum darat jelang lebaran tiap tahun terus menyusut aktifitasnya. Karena beberapa tahun ini pemudik banyak mobil pribadi, motor atau travel jemputan asal luar daerah. Sehingga antusias kepadatan penumpang menuju terminal menurun,” katanya kepada “BC”, Kamis (16/6).

 

Dijelaskan Yogi, ongkos angkutan umum tahun ini karena tidak ada tuslah, tidak lantas otomatis meningkatkan jumlah penumpang mudik ke terminal.

 

“Konsentrasi pengelola terminal Pasirhayam lebih cenderung pada angkutan umum lokal daerah. Sedangkan jalur bus hanya sebagai lintasan. Kemungkinan besar personil anggota petugas saat arus mudik yang akan bertambah bekerjasama dengan pihak kepolisian mengontrol keamanan,” paparnya.

 

Disingung soal adanya kegitan bazar da pasar malam yang akan digelar di sekitar lokasi terminal, menurutnya, dengan kondisi adanya penuruanan tingkat pemudik yang menggunakan angkum, tentunya tidak akan mengganggu ritme pengaturan jalur trayek. Pasalnya kata dia, lewat rekayasa jalur, kelancaran jalur terminal tetap akan terkendali. 

Komentar