Minggu, 22 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Biaya Kampanye Paslon Dibatasi Maksimal Rp 15,2 Miliar

Putra Lugina Sukma

Kamis, 27 Agustus 2015 - 08:31 WIB

ilustrasi/net
ilustrasi/net
A A A

BERITACIANJUR.COM – Ini dia batas maksimal jumlah biaya kampanye yang bisa digunakan pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati peserta Pilkada Serentak 2015. Sesuai ketentuan yang berlaku, selama masa kampanye berlangsung, setiap paslon hanya boleh menggunakan biaya kampanye paling besar Rp 15, 2 miliar.

Jika ada paslon yang terbukti menggunakan anggaran kampanye melewati batas maksimal yang telah ditetapkan KPU, itu berarti telah menyalahi aturan. Konsekuensinya, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelanggaran yang telah dilakukannya, pasangan bersangkutan bisa diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait adanya pembatasan penggunaan biaya kampanye ini dibenarkan Koordinator Divisi Sosialisasi KPU Cianjur, Hilman Wahyudin. Menurutnya, batas maksimal biaya kampanye pasangan sebesar Rp 15, 2 miliar.

Sumber biaya kampanye tersebut bisa bersumber dari dana pribadi calon, hibah perseorangan, dan hibah dari perusahaan swasta. Khusus untuk hibah perseorangan, sesuai ketentuan tidak boleh melebihi Rp 50 juta, sedangkan hibah dari perusahaan swasta maksimal sebesar  Rp 500 juta.

Semua hasil sumbangan biaya kampanye yang diperoleh masing-masing pasangan calon, wajib dimasukan ke dalam rekening dana kampanye yang sebelumnya telah diserahkan ke KPU bebarengan dengan berkas persyaratan lainnya.

Selain itu, kata dia, setiap paslon juga harus melampirkan laporan-laporan terkait sumber dana yang masuk setiap rupiahnya. “Kan seluruh dana kampanye itu sudah ditanggung sepenuhnya oleh KPU, jadi sebetulnya mereka (paslon, red) tidak perlu banyak mengeluarkan dana lagi,” ujarnya saat ditemui “BC” di kantornya, kemarin (26/8).

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait pembatasan dana kampanye, Cabup pasangan Beriman, Irvan Rivano Muchtar mengatakan, pihaknya tidak mempersoalkan hal itu. Bahkan, ia mengaku senang dengan adanya aturan sepeti itu, sehinggajalannya kampanye bisa berlangsung merata.

“Baguslah dengan aturan begitu, jadi semua pasangan calon bisa melakukan kampanye yang sama dan merata,” ungkapnya.

Dilain pihak, Suranto juga mengaku sangat mengapresiasi adanya batasan kampanye yang di atur oleh KPU. Sebab, yang terpenting untuknya bukan calon yang bisa membagikan uang banyak kepada masyarakat, melainkan calon yang bisa mengamalkan janjinya dan dipercaya masyarakat.

“Orang sekarang sudah pada pintar ya, jadi sekalipun uang dibagi-bagikan kemasyarakat, tapi kan pas milih belum tentu, karena mereka milihnya di balik bilik suara,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Calon Bupati Perseorangan, Deni Sunarya alias Gawel. Ia mengatakan, saat ini pembatasan yang dilakukak KPU tentu akan berdampak baik terhadap pemerataan kesempatan kampanye paslon. Sehingga, tak ada calon yang mengklaim dirinya menang karena besar modal.

“Bagus kalau gitu, saya dukung biar nanti pas kampanye itu yang ada adu program saja, bukan adu modal,” tandasnya. ***

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 43 menit yang lalu

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 1 jam yang lalu

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Positif Amfetamin, Dua Remaja Perempuan Diamankan

DUA orang pengunjung tempat hiburan di Cianjur diamankan petugas gabungan dalam razia cipta kondisi (Cipkon) yang digelar Sabtu (21/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) dini hari.

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Hari Kartini, Polwan Polres Cianjur Gelar Pengobatan dan Makan Gratis

LIMA ratusan orang dari sejumlah wilayah di Cianjur mengikuti pengobatan gratis di lingkungan Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku, Kamis (19/4/2018) pagi.

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?