Minggu, 17 Desember 2017 | Cianjur, Indonesia

Kampung Wisata Pandanwangi Bakal Direalisasikan Tahun Depan di Warungkondang

Cr1

Rabu, 03 Agustus 2016 - 13:47 WIB

Sawah Pandanwangi (Foto : m.tempo.co)
Sawah Pandanwangi (Foto : m.tempo.co)
A A A

BERITACIANJUR.COM - Wacana untuk mengorbitkan Kampung Wisata Pandanwangi di Kecamatan Warungkondang bukan tanpa alasan. Sebab hal tersebut sudah melalui kajian menyeluruh dan bakal direalisasikan tahun depan.

Siapa yang tidak kenal Pandan Wangi ? Ya ini adalah nama beras di Kabupaten Cianjur yang sudah terkenal hingga ke luar negeri dan memiliki Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) sejak tahun 2015. Bahkan tahun ini, labelnya sudah lahir untuk memproteksi jika ada daerah lain yang mengakuinya. Karena memiliki nilai sejarah, Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) sudah merencanakan membuat Kampung Wisata Pandan Wangi yang berlokasi di Kecamatan Warungkondang sebagai asal-usulnya lahir beras yang dikenal pulen dan wangi itu.

Rencananya, pembangunan Kampung Wisata Pandan Wangi mulai dibangun pada tahun 2017 mendatang dengan konsep kembali ke alam (Back to Nature) dari mulai proses pengolahan lahan yang menggunakan kerbau untuk membajak sawah hingga memasak nasinya menggunakan kayu bakar.

Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar mengatakan, kedepan pemda akan membebaskan lahan seluas 10-12 hektar yang dibeli dari warga dan dijadikan sebagai lahan pertanian abadi milik pemerintah dengan membentuk kelompok tani berkesinambungan.  

"Mudah-mudahan bisa menjadi objek wisata pangan di Cianjur, karena pengelolannya dari mulai menanam hingga menanak nasi akan kembali lagi ke masa lalu. Sehingga keberadaannya, menjadi penyangga Cianjur sebagai daerah wisata pangan dunia," katanya  usai meninjau lokasi lahan Kampung Wisata Pandan Wangi di Kecamatan Warungkondang, Selasa (02/08/2016).

Dijelaskannya, perubahan APBD tahun 2016 akan dianggarkan untuk perencanaannya dan baru tahun 2017 di alokasikan anggaran pembebasan lahannya. Namun sebelumnya, kita sudah harus mempersiapkan alat-alatnya dari mulai lisung hingga hewan kerbaunya yang diperkirakan menghabiskan dana Rp. 300 juta. 

"Kalau pembebasan lahan cukup tinggi bisa sampai Rp. 10 miliar, nantinya lahan milik warga dibebaskan oleh pemda dan menjadi lahan abadi pemda. Bahkan pembangunannya nanti dilakukan secara terpadu melibatkan dinas terkait," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, Dadan Harmilan mengatakan, kampung wisata pandan wangi merupakan gagasan orisinil Bupati yang bertujuan untuk memelihara asal muasal sejarah padi pandan wangi yang hanya ada satu di dunia dan tanahnya yang mengandung renzima.

"Konon menurut beberapa ahli, tanah di Cianjur mengandung Rendzina sama dengan di negara Kazakhstan yang memiliki kandungan mineral cukup tinggi," katanya.
Bahkan yang lebih penting lagi, bahwa pandan wangi aliran nyawanya seiring aliran air dari Gunung Gede dan tidak semua daerah bisa ditanami. Khusus di Cianjur terdapat

beberapa kecamatan saja yang mengembangkan padi pandan wangi, seperti Kecamatan Gekbrong, Warung Kondang, Cugenang, Cibeber, Cianjur dan Cilaku.
Alasan Kecamatan Warung Kondang di pilih sebagai lokasi Kampung Wisata Pandan Wangi, karena memang sebagai asal muasal lahirnya beras pandan wangi. Pasalnya, hanya kalangan tertentu saja yang bisa memakan beras pandan wangi seperti pemuka agama, tokoh masyarakat hingga pemimpin.

"Selain berbasis agro ekonomi wisata pandan wangi, nantinya juga dimunculkan ciri khas Cianjur lainnya yakni ayam pelung dan lampu gentur," tandas Dadan. (ree)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 4 jam yang lalu

Ratusan Preman dan Brandal Motor Terjaring Razia Cipta Kondisi

RATUSAN preman dan berandalan bermotor berhasil diamankan dalam Cipta Kondisi (Cipkon) yang digelar Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur, Sabtu (16/12/2017) hingga Minggu (17/12/2017) dini…

Cianjur Euy 16/12/2017 19:15 WIB

Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Selokan

SESOSOK mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan disebuah selokan di Jalan Siti Jenab, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Sabtu (16/12/2017) sekitar pukul 05.30 WIB.`

Cianjur Euy 16/12/2017 19:11 WIB

Polsek Cikalongkulon Amankan Puluhan Liter Bahan Baku dan Miras Oplosan

KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Cikalongkulon menggelar razia ke sejumlah warung atau depot jamu yang diduga menjual minuman keras (miras) di wilayah itu, Jumat (15/12/2017).

Cianjur Euy 16/12/2017 19:09 WIB

BPBD Cianjur Pastikan Aman Pasca Terjadinya Gempa

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memastikan sejumlah daerah yang berpotensi terdampak gempa dalam kondisi aman.

Aktualita 16/12/2017 01:23 WIB

Gempa Kedua Berpotensi Tsunami, Ini Daerah-daerah yang Diguncang Gempa

TAK hanya di Cianjur dan daerah lainnya di Jawa Barat, namun guncangan gempa pun dirasakan warga di Yogyakarta, Jawa Tengah dan Aceh, Jumat (15/12/2017) malam.

Aktualita 16/12/2017 00:21 WIB

Gempa Guncang Cianjur dan Sekitarnya, Warga Berhamburan ke Luar Rumah

WARGA Cianjur dikagetkan dengan gempa pada malam ini sekitar pukul 23.50 Wib. Getaran yang cukup kencang dirasakan warga sekitar 1 sampai 2 menit.

Cianjur Euy 15/12/2017 19:57 WIB

Polres Cianjur Amankan Puluhan Preman dan Anak Jalanan

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur menggelar razia preman di sejumlah titik keramaian di wilayah hukum Polres Cianjur, Jumat (15/12/2017) sore.

Aktualita 15/12/2017 16:28 WIB

Pohon Tumbang, Akibatkan Arus Kendaraan Tersendat

Pohon tumbang kembali terjadi di Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur, Jumat (15/12/2017).

Aktualita 15/12/2017 16:26 WIB

Umat Islam Cianjur Gelar Istighosah Untuk Kemerdekaan Palestina

RIBUAN umat Islam di Kabupaten Cianjur menggelar istighosah di Lapangan Parkir Hypermart, Jumat (15/12/2017).

Aktualita 15/12/2017 16:22 WIB

Jelang Tahun Baru Polres Cianjur Tingkatkan Pengawasan Peredaran dan Penggunaan Narkoba

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur meningkatkan pengawasan peredaran dan penggunaan narkoba menjelang perayaan Tahun Baru 2018 mendatang.