Jumat, 22 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Kampung Wisata Pandanwangi Bakal Direalisasikan Tahun Depan di Warungkondang

Cr1

Rabu, 03 Agustus 2016 - 13:47 WIB

Sawah Pandanwangi (Foto : m.tempo.co)
Sawah Pandanwangi (Foto : m.tempo.co)
A A A

BERITACIANJUR.COM - Wacana untuk mengorbitkan Kampung Wisata Pandanwangi di Kecamatan Warungkondang bukan tanpa alasan. Sebab hal tersebut sudah melalui kajian menyeluruh dan bakal direalisasikan tahun depan.

Siapa yang tidak kenal Pandan Wangi ? Ya ini adalah nama beras di Kabupaten Cianjur yang sudah terkenal hingga ke luar negeri dan memiliki Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) sejak tahun 2015. Bahkan tahun ini, labelnya sudah lahir untuk memproteksi jika ada daerah lain yang mengakuinya. Karena memiliki nilai sejarah, Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) sudah merencanakan membuat Kampung Wisata Pandan Wangi yang berlokasi di Kecamatan Warungkondang sebagai asal-usulnya lahir beras yang dikenal pulen dan wangi itu.

Rencananya, pembangunan Kampung Wisata Pandan Wangi mulai dibangun pada tahun 2017 mendatang dengan konsep kembali ke alam (Back to Nature) dari mulai proses pengolahan lahan yang menggunakan kerbau untuk membajak sawah hingga memasak nasinya menggunakan kayu bakar.

Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar mengatakan, kedepan pemda akan membebaskan lahan seluas 10-12 hektar yang dibeli dari warga dan dijadikan sebagai lahan pertanian abadi milik pemerintah dengan membentuk kelompok tani berkesinambungan.  

"Mudah-mudahan bisa menjadi objek wisata pangan di Cianjur, karena pengelolannya dari mulai menanam hingga menanak nasi akan kembali lagi ke masa lalu. Sehingga keberadaannya, menjadi penyangga Cianjur sebagai daerah wisata pangan dunia," katanya  usai meninjau lokasi lahan Kampung Wisata Pandan Wangi di Kecamatan Warungkondang, Selasa (02/08/2016).

Dijelaskannya, perubahan APBD tahun 2016 akan dianggarkan untuk perencanaannya dan baru tahun 2017 di alokasikan anggaran pembebasan lahannya. Namun sebelumnya, kita sudah harus mempersiapkan alat-alatnya dari mulai lisung hingga hewan kerbaunya yang diperkirakan menghabiskan dana Rp. 300 juta. 

"Kalau pembebasan lahan cukup tinggi bisa sampai Rp. 10 miliar, nantinya lahan milik warga dibebaskan oleh pemda dan menjadi lahan abadi pemda. Bahkan pembangunannya nanti dilakukan secara terpadu melibatkan dinas terkait," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, Dadan Harmilan mengatakan, kampung wisata pandan wangi merupakan gagasan orisinil Bupati yang bertujuan untuk memelihara asal muasal sejarah padi pandan wangi yang hanya ada satu di dunia dan tanahnya yang mengandung renzima.

"Konon menurut beberapa ahli, tanah di Cianjur mengandung Rendzina sama dengan di negara Kazakhstan yang memiliki kandungan mineral cukup tinggi," katanya.
Bahkan yang lebih penting lagi, bahwa pandan wangi aliran nyawanya seiring aliran air dari Gunung Gede dan tidak semua daerah bisa ditanami. Khusus di Cianjur terdapat

beberapa kecamatan saja yang mengembangkan padi pandan wangi, seperti Kecamatan Gekbrong, Warung Kondang, Cugenang, Cibeber, Cianjur dan Cilaku.
Alasan Kecamatan Warung Kondang di pilih sebagai lokasi Kampung Wisata Pandan Wangi, karena memang sebagai asal muasal lahirnya beras pandan wangi. Pasalnya, hanya kalangan tertentu saja yang bisa memakan beras pandan wangi seperti pemuka agama, tokoh masyarakat hingga pemimpin.

"Selain berbasis agro ekonomi wisata pandan wangi, nantinya juga dimunculkan ciri khas Cianjur lainnya yakni ayam pelung dan lampu gentur," tandas Dadan. (ree)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Bisnis Line 11/06/2018 22:20 WIB

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Broadband 4G LTE

Memanfaatkan momen Ramadhan tahun 2018 Telkomsel kembali menghadirkan program Ramadhan Fair yaitu bazaar smartphone dengan beragam promo dan layanan menarik seperti smartphone bundling dan paket data…

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Bisnis Line 07/06/2018 21:17 WIB

Tingkatkan Kepedulian Sosial, BNI Cianjur Gelar Santunan ke Yatim dan Jompo

BULAN Ramadhan menjadi momentum bagi ummat muslim untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Salah satunya dengan bakti sosial. Seperti yang dilakukan Bank BNI Cianjur, pada Kamis, (7/6/2018) menggelar santunan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…