Minggu, 25 Juni 2017 - Pukul 07:15

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

edukasi

Guru Wajib Tingkatkan Kualitas

Oleh: Susi Susilawati - Kamis 27 Agustus 2015 | 10:00 WIB

Guru Wajib Tingkatkan Kualitas

net

BERITACIANJUR.COM – Tenaga Pendidik SMA Negeri 2 Cianjur dituntut untuk meningkatkan kualifikasi profesi secara profesional dengan memperhatikan empat aspek yang harus dikuasai. Pasalnya, keberhasilan siswa mencapai tujuan pembelajaran terletak dari cara guru memberikan pendidikan.

 

Kepala SMA Negeri 2 Cianjur Agam Supriatna menyebutkan, aspek yang perlu dikuasai guru diantaranya pedagogik, professional, sosial dan kepribadian. Penguasaan keempat aspek tersebut sesuai dengan implementasi Kurikukum 2013.

 

“62 tenaga pendidik yang ada di lembaga kami diharuskan mencapai kompetensi guru ideal sesuai dengan bidangnya. Tapi setiap harapan akan ada batu sandungan yang berbeda dengan kenyataan. Jadi kalau guru masih kekurangan jam apa boleh buat membantu mengajar mata pelajaran lain,” tutur Agam kepada “BC” saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (26/8).

 

Lanjut dia, untuk mendukung meningkatkan ketercapaian guru, pihaknya mendukung kegiatan meliputi kegiatan in house training, seminar, workshop, diklat dan kegiatan forum. Melalui kegiatan tersebut diharapkan wawasan yang dimiliki guru semakin luas dan pembelajaran yang didapatkan mampu diterapkan di sekolah.

 

“Dalam kegiatan itu tidak hanya dilakukan antar sekolah di kabupaten, tapi bisa ke daerah lain. Biasanya membahas mengenai administrasi atau permasalahan dalam pembelajaran meliputi penyusunan dokumen pembelajaran guru seperti RPP, penilaian (evaluasi),” terangnya.

 

Agam mengakui, meningkatkan kualitas, tujuan ketercapaian guru dalam pembelajaran bisa lebih meningkat. “Melalui kegiatan tersebut pula, guru bisa melihat dan menilai apa yang sudah tercapai atau belum. Dengan begitu, guru bisa memciptakan siswa yang berkualitas,” tegasnya.

 

Senada, Kesiswaan SMA Negeri 2 Cianjur, Rahmat Kurniadi mengatakan, syarat mutlak yang harus dimiliki guru bisa dilihat dari kompetensi yang dimilikinya. Jika terpenuhi, guru tersebut layak disebut profesional.  

 

“Iya itu penting sekali bagi seorang guru. Kalau tidak ada kompetensi bagaimana dia bisa memberikan pembelajarannya kepada siswa dan apa yang menjadi targetan pencapaiannya,” tandasnya. ***

Komentar