Sabtu, 20 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Sepak Bola Cianjur Targetkan Ikuti ISL

K-1

Rabu, 10 Agustus 2016 - 11:06 WIB

BC/Angga Purwanda
BC/Angga Purwanda
A A A

BERITACIANJUR.COM - Tahun 2016 menjadi awal kebangkitan persepakbolaan di Kabupaten Cianjur, hal itu terbukti dengan kembali hidupnya industri sepak bola di wilayah itu. Diantaranya, dengan sukses digelarnya Bhayangkara Cup Polres Cianjur 2016 dan yang saat ini tengah bergulir yaitu Cianjur League U-19.

Cianjur League U-19 merupakan satu-satunya turnamen yang ada di Indonesia dan hanya ada di Cianjur saja yang mempunyai liga tingkat kabupaten. Tentunya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Cianjur harus kerja bareng dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), dan seluruh komponen masyarakat untuk nasib perkembangan persepak bolaan Cianjur.

Namun Ketua Panitia Cianjur League U-19, Beni Sumarna, dengan adanya turnamen itu, mempunyai targetan tersendiri untuk memajukan eksistensi sepak bola yang ada di Cianjur, yang dimana pada tahun 2018 mendatang akan ada Pekan Olah Raga Daerah (Porda) yang digelar di Bogor, Beni mengakui, pemain-pemain yang sekarang mengikuti Cianjur League U-19 ketika dua tahun mendatang pas pada usia 21, maka dari itu akan ditargetkan anak-anak tersebut untuk ikut serta dalam event Porda tersebut dengan terlebih dahulu dikarantina.

"Jadi kita itu punya jenjang, yang dimana jenjang tersebut sesuai dengan kebutuhan di usia 19, dan diperuntungkan untuk kesiapan Porda 2018, dan event tersebut pas sekali dengan usia 19, yang nanti kebutuhan usia 21 itu adalah pas bagi peserta yang sekarang mengikuti Liga Cianjur, dan ini menjadi PR bagi PSSI dan para pecinta bola dimana sekarang ada telescuting, para pemain yang terbaik di Liga Cianjur akan diambil, dikarantina dan digodog selama kurang lebih dua tahun lebih dipersiapkan untuk Porda 2018 yang diadakan di Bogor," ujar Beni saat menyambangi Redaksi Berita Cianjur.

Mimpi Beni tidak hanya disitu, bahkan dirinya, mengungkapkan untuk turnamen bebas usia, Cianjur akan terlebih dahulu mengikuti tahapan untuk yang digelar sebelum mengikuti liga tertinggi di Indonesia yakni Liga Super Indodnesia (LSI).

"Apabila ada turnamen bebas usia itu pun kami akan mempersiapkan karena ada kelanjutan di Liga Nusantara, yang dimana liga tersebut ada level terendah untuk menuju Liga Super Indonesia, setelah Liga Nusantara ada divisi utama, dan setelah itu baru kita masuk ke Liga Super Indonesia," ungkapnya.

Beni juga menambahkan, akan menjadikan sepak bola Cianjur sebagai industri, yang selama ini terkesan paradigma dari masyarakat bahwa sepak bola itu tidak ada jenjang karir yang cerah, untuk menghilangkan tersebut, maka dari itu pihaknya akan memanage dengan baik dan profesional untuk menjadikan bahwa sepak bola di Cianjur bisa diakui sebagai profesi.

"Harapan kami ingin dimana sepak bola adalah industri, dimana selalu masyarkat atau orang-orang bahwa sepak bola hanya sekedar membuang uang, kalau orang gila bola mengeluarkan uang no limited, nah itu selalu terobsesi bagi kami merubah paradigma mereka bahwa sepak bola adalah sebagai industri, dengan kita memanage dengan rapih dan profesional dengan seperti itu akan menerima pundi-pundi keuntungan bagi pemain, club, dan pelaku sepak bola tersebut," tuturnya.

Dengan adanya gebrakan dan kepimipinan yang baru, digelarnya Cianjur League U-19 ini bisa menjadi langkah awal dari kebangkitan persepak bolaan Cianjur, peran serta dukungan dari Pemkab dan seluruh masyarkat Cianjur juga sangat diperlukan.

"Alhamdulillah dengan adanya gebrakan kemarin, dengan adanya Cianjur League, dimana Ketua DPRD Kabupaten Cianjur ikut hadir, Yadi Mulyadi, Bapak Bupati, kang Irfan, Ketua PSSI juga sangat suport, mudah-mudahan ini menjadi obsesi bagi semua pihak yang hobi dan yang ingin menjadikan sepak bola adalah profesi ini sebuah gebrakan yang baru dimana kebangkitan sepak bola bearawal dari sekarang," jelasnya.

Meskipun demikian, jika harus berbicara sepak bola itu adalah sebagian dari hiburan masyarakat tapi tidak menutup kemunkinan dengan langkah awal ini ada dunia sepak bola Cianjur yang berbeda, karena dari segi turnamen yang ada di Kabupaten Cianjur sendiri tidak pernah padam bahkan, terbukti di pelosok sana masih ada turnamen-turnamen sepak bola yang selalu rutin digelar.

"Kalo berbicara sepak bola itu adalah hiburan masyarakat dan obsesi seseorang untuk hobi, dengan adanya liga Cianjur, ada juga di Cikadu ada open turnamen, begitupun di Cibinong Cianjur Selatan ada turnamen yang sering diadakan apalagi sekarang menjelang Agustusan saya yakin akan lebih banyak yang diadakan masyarakat," imbuhnya. (pur)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 15 jam yang lalu

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 20 jam yang lalu

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 20 jam yang lalu

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Bisnis Line 18/01/2018 22:51 WIB

Cugenang Jadi Pencanangan Gerakan Pemasangan Patok Tanah PTSL

MINGGU ketiga di bulan Januari 2018 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur mulai menggarap program nasional sertifikasi tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:50 WIB

Bulan Ini, Pasien Difteri Capai 15 Orang

PASIEN Difteri yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur jumlahnya terus bertambah. Sejak awal 2018, jumlah pasien penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi di selaput lendir hidung…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…