Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Berlebihan Gunakan Smartphone Sebabkan Tiga Penyakit Ini

Rifqi Dahwan Aziz

Minggu, 21 Agustus 2016 - 14:07 WIB

Ilustrasi Pengguna Smartphone
Ilustrasi Pengguna Smartphone
A A A

BERITACIANJUR.COM - Penggunaan smartphone atau ponsel pintar secara berlebihan dapat menyebabkan ketegangan fisik dan ketidaknyamanan. Menatap layar ponsel secara berlebihan juga memengaruhi kebahagiaan, hubungan, dan harga diri. Namun penggunaan ponsel secara berlebihan masih jarang dikaitkan dengan bahaya pada fisik kita.

Dilansir dari laman Liputan6, ada suatu bukti yang menunjukkan bahwa ponsel dapat membuat perut mual. Bahkan The New York Times baru-baru ini menjulukinya sebagai “penyakit maya”. Ini adalah kondisi di mana smartphone membuat Anda merasa seperti sedang menaiki di rollercoaster.

Selain itu, ada juga “motion sickness digital”, yang biasanya berkisar dari sakit kepala hingga membuat pusing. Hal ini dapat terjadi jika Anda terlalu cepat menggulirkan (scrolling) halaman atau menonton video action di layar smartphone Anda.

“Rasa pusing dan sakit kepala tersebut akibat sensasi dan ketidaksesuaian antara input sensorik, yaitu ketika Anda melihat gerakan yang aktif namun secara fisik Anda tidak merasakannya,” ujar direktur medis dari Massachusetts Eye and Ear Balance and Vestibular Center dan a professor THT di Harvard Medical School, Steven Rauch.

Walaupun penyakit ini dapat terjadi pada siapa pun, namun penelitian mengungkapkan bahwa lebih banyak wanita daripada pria yang mengalaminya. Selain itu, orang yang memiliki riwayat migrain juga lebih rentan.

Selain dua penyakit tersebut, ada juga petextrian-itus yang banyak menyebabkan pejalan kaki--yang menyeberang sambil menggunakan smartphone--teralihkan fokusnya. Karena saat kita fokus pada dunia maya, banyak dari kita bisa kehilangan realitas nyata.

Para peneliti juga mengatakan bahwa pejalan kaki yang seperti itu, lebih mungkin untuk mengabaikan lampu lalu lintas. Sehingga untuk menghindari cedera atau sesuatu yang lebih buruk, lebih baik letakkan ponsel sampai Anda mencapai tempat yang aman dan gunakan teknologi tersebut dengan bijak.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 9 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.