Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Kirab Api PON XIX dan Peparnas XV 2016, Dilepas Bupati Cianjur

Rudi Rusmana, Rls

Kamis, 15 September 2016 - 20:30 WIB

Foto: BC/Istimewa
Foto: BC/Istimewa
A A A

BERITACIANJUR.COM - Kirab api PON XIX dan Peparnas XV/2016 Jawa Barat (Jabar), dilepas Bupati Cianjur, H Irvan Rivano Muchtar dari Kabupaten Cianjur menuju Kabupaten Bandung Barat (KBB) di halaman Pendopo, Kamis (15/9/2016).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Muspida, anggota TNI, POLRI, Ketua KONI Cianjur, para Kepala OPD, sejumlah pegiat olah raga, ratusan pelajar, serta masyarakat.

Api PON XIX dan Peparnas XV/2016 Jabar inipun dibawa kedua atlet legendaris asal Cianjur, yakni Puspa Delima dan Kikin Rusudin.

Irvan menyampaikan, mulai diadakannya PON pada 1948, tujuannya tidak lain untuk menjadikan olah raga sebagai alat perjuangan bangsa, sekaligus untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini, sambungnya, yang ingin terus dijaga dengan diselenggarakannya PON. Jaman akan terus berubah, lanjut dirinya, namun semangat untuk menjadikan olah raga sebagai alat perjuangan bangsa masih sangat relevan, melalui olah raga bendera merah putih dan lagu kebangsaan berkumandang di luar negeri.

"Provinsi Jawa Barat, terpilih menjadi tuan rumah dan sekaligus pelaksana sebuah perhelatan ragam olah raga setingkat PON XIX/2016 dan Paparnas yang ke XI/2016. Pekan olah raga nasional (PON) adalah pesta ragam olah raga empat tahunan yang mempertemukan insan-insan olah raga untuk bertanding dan berlomba dengan “ fair play” dalam rangka mewujudkan dan menunjukan raihan prestasi tertinggi olah raga di Indonesia," sampainya.

Jabar, kata Irvan, selaku tuan rumah telah siap melaksanakan seluruh agenda PON XIX dan Peparnas XV/2016 dengan tujuan untuk meraih catur sukses PON XIX dan Peparnas XV/2016 Jabar.

"Yakni, sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, sukses perekonomian rakyat, dan sukses administrasi," ujarnya.

Penyelenggaraan PON ini adalah terbesar di Jabar, tahun 2016, yang terdiri dari 44 cabang olah raga (Cabor), 10 cabang olah raga eksebisi, dengan total pertandingan 365 pertandingan putra, 302 pertandingan putri, 33 pertandingan campuran, dan 50 pertandingan terbuka di 61 venue yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Jabar.

Sekitar 8.403 atlet di luar atlet tuan rumah memperebutkan 755 medali emas, 755 medali perak, 962 medali perunggu, dan diawasi sekitar 2.195 pp/wasit/juri. (rus)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 7 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…