Rabu, 18 Juli 2018 | Cianjur, Indonesia

Benarkah Kehujanan Bikin Sakit?

Rifqi Dahwan Aziz

Senin, 19 September 2016 - 18:13 WIB

Net/Ilustrasi
Net/Ilustrasi
A A A

BERITACIANJUR.COM - Sebagian besar orangtua percaya, kehujanan dapat membuat anak sakit. Mulai dari demam, influenza, atau diare. Bahkan, air hujan yang turun untuk pertama kalinya setelah musim kemarau panjang dianggap mengandung sejumlah penyakit. Pandangan ini memang sangat wajar, sebab tak sedikit anak-anak yang jatuh sakit setelah berhujan-hujanan. Tapi, apa benar kehujanan menyebabkan anak sakit?

Apa yang terjadi saat anak Anda kehujanan? Mereka pasti kedinginan karena tubuhnya basah kuyup oleh air hujan. Saat kedinginan, tubuh dipaksa mengeluarkan energi secara berlebihan. Jika daya tahan tubuh anak sedang lemah, tubuh tidak dapat mengimbangi adanya perubahan suhu tubuh yang terlalu drastis. Akibatnya, daya tahan tubuh semakin menurun dan kesehatannya pun terganggu. Penyakit yang muncul dapat bermacam-macam, seperti influenza, batuk dan flu, demam, diare, atau gatal-gatal.

Umumnya, penyakit yang lebih mudah timbul adalah penyakit yang sedang marak atau sedang musim pada waktu anak kehujanan. Tetapi, sakit yang diderita anak umumnya tidak terlalu parah. Bahkan dapat sembuh tanpa pengobatan atau hanya dengan semangkuk sup panas dan baluran minyak kayu putih ke seluruh badannya.

Jadi, sebenarnya kehujanan tidak akan menimbulkan masalah kesehatan pada anak bila daya tahan tubuh mereka cukup baik. Oleh karena itu, sebaiknya orangtua tidak terlalu protektif. Biarkan sesekali anak berhujan-hujanan. Hal ini baik agar tubuh anak membangun daya tahan terhadap hujan dan suhu dingin.

Tetapi, Anda perlu berhati-hati pada anak asma dan anak yang alergi. Kehujanan bisa memicu kambuhnya asma dan serangan alergi. Berupa gatal-gatal, batuk, atau bersin-bersin. Begitu pula pada anak-anak yang mengidap penyakit kronis. Kehujanan bisa menurunkan daya tahan tubuhnya dan penyakitnya bisa jauh lebih parah. (bbs)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 4 jam yang lalu

Jawaban Eksekutif Dinilai Ngaco

SETELAH kejanggalan pada laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2017 dibongkar, kini jawaban eksekutif dianggap makin janggal. Benarkah?

Cianjur Euy 14 jam yang lalu

Camat : Kalau Tutup Bakal Banyak "Korban"

PEMERINTAH Kecamatan Ciranjang bersama Desa Cibiuk, Selasa (17/7) menggelar musyawarah, mengupayakan pembatalan penutupan perusahaan PT Three Six World oleh pihak pemilik.

Cianjur Euy 14 jam yang lalu

Kasus Galian C Pasir Lemu Ditangani Polres

KASUS tewasnya operator alat berat di lokasi galian C Kampung Pasir Lemu, Desa Sukajadi, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur ditangani aparat Polres Cianjur.

Cianjur Euy 15 jam yang lalu

Gedung PLN Cianjur di Duduki Pengunjukrasa

TIM Peduli Advokasi Kemanusiaan beserta sejumlah elemen masyarakat mendatangi Kantor PT PLN (Persero) Area Cianjur, Selasa (17/7/2017).

Aktualita 17/07/2018 07:00 WIB

Dugaan Penyimpangan APBD Menguat

TERNYATA, dugaan penyimpangan dan tanggapan miring terhadap pemerintahan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar tak hanya ramai dilontarkan masyarakat dan para aktivis saja, namun hal tersebut juga menjamur…

Cianjur Euy 17/07/2018 06:55 WIB

Konsultasi Publik Revisi RTRW Disorot

PELAKSANAAN kegiatan konsultasi publik revisi Renca Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Cianjur 2011-2013 disorot.

Cianjur Euy 16/07/2018 22:10 WIB

PT TSW Akan Ditutup, Camat Upayakan Mediasi

MENYIKAPI pernyataan pengusaha PT Three Six World (PT TSW), yang dalam waktu dekat akan menutup usahanya, Kecamatan Ciranjang akan menggelar rapat dengan para pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan…

Cianjur Euy 16/07/2018 22:09 WIB

Galian C Pasir Lemu Karangtengah Makan Korban

GALIAN C Kampung Pasir Lemu RT, 02 /05, Desa Sukajadi, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, minggu 16/07 sekira pukul 11,15 Wib, ambruk menutupi dua alat berat (Beko) hingga satu orang opratornta tewas seketika…

Cianjur Euy 16/07/2018 22:08 WIB

Jembatan Gantung Kali Cilaku Rusak Berat

JEMBATAN gantung terbuat dari anyaman bambu, sepanjang keurang lebih 100 meter, lebar 1,2 meter, yang melintasi kali Cilaku kondisinya rusak berat.

Aktualita 16/07/2018 07:00 WIB

Korupsi di Cianjur Aman?

KORUPSI di Cianjur aman. Begitu kata seorang aktivis, menyikapi sederet temuan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur yang kini mencuat dan ramai dibicarakan publik.