Rabu, 26 Juli 2017 - Pukul 11:45

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Tidak Andalkan Uang Pensiun, Namun Buka Usaha Peternakan

Oleh: Putra Lugina Sukma - Kamis 06 Oktober 2016 | 16:00 WIB

Tidak Andalkan Uang Pensiun, Namun Buka Usaha Peternakan

BC/Putra Lugina Sukma

BERITACIANJUR.COM - Meskipun selama ini mengemban tugas di Koramil Cugenang namun untuk menyambung hidup memiliki usaha sampingan. Sehingga hasilnya bisa mencukupi untuk menambah penghasilan dengan mendirikan usaha peternakan.

 

Menurut Sunyatno,  ternyata usahanya memiliki 30 pekerja yang masing-masing dibagi menjadi dua kelompok antara peternak ayam dan lele. Bahkan menurut pria yang akrab disapa Pak Nyot ini mengaku mendapat keuntungan hingga Rp.300 juta setiap bulannya dari hasil usahanya tersebut.

 

Dia menambahkan, usahanya ini sudah digeluti 20 tahun yang lalu, saat dirinya masih menjadi prajurit. Usaha ini terus berkembang saat dirinya mendapat modal hasil warisan dari jual tanah orangtuanya di Magelang.

 

"Dulu itu saya punya modal sekitar Rp. 30 juta. Lama kelamaan ternyata penyebarannya lancar. Ya semakin lama semakin membesar usahanya," terangnya saat ditemui di tempat usahanya beberapa waktu lalu. 

 

Dia mengakui, jika pekerjaanya sebagai TNI tidak akan bisa dijalaninya terus karena faktor usia dan tenaga. Sehingga, dengan adanya usaha ini, ia tidak bergantung hidup pada hasil pensiun.

 

"Menjadi abdi negara itu perlu badan yang proporsional dan sehat. Sedangkan umur kita semakin tua dan tidak produktif. Untuk itu, usaha ini diharapkan menjadi sektor mata pencarian buat keluarga atau mungkin bisa diteruskan sama anak-anak nantinya," tandasnya. (ree) 

 

Komentar