Sabtu, 18 Nopember 2017 - Pukul 05:59

Jabatan, Amanah atau Aman Ah?
Kang Anton

Jabatan, Amanah atau Aman Ah?

FAKTA atau sekelumit masalah yang pernah terangkum di Berita Cianjur, menjadi perhatian bahkan membuat bingung masyarakat Cianjur. Pemimpinnya ada, tapi masalahnya seolah…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

inspirasi

Sukses Berkat Sambal Ikan Tuna Krilia

Oleh: K-1 - Jumat 07 Oktober 2016 | 15:00 WIB

Sukses Berkat Sambal Ikan Tuna Krilia

Marhamah, Pembuat Sambal Ikan Tuna Krilia (Foto : BC/K-1)

BERITACIANJUR.COM - Sebelum sukses seperti sekarang membuat salah satu pelengkap nasi, yakni sambal yang kaya akan rasa rempah khas Indonesia. Pengalamannya selaku ibu rumah tangga (IRT) yang biasa mengasuh dan membiayai anaknya bersekolah, pendapatan sang suami pun hanya sebagai pedagang ikan pindang, membuat Marhamah terus berfikir, harus berbisnis apa? Untuk mencari pendapatan lebih.

 

Terinspirasi dari sang suami yang hanya merupakan pedagang ikan pindang itulah, Marhamah pun mencoba memadukan ikan pindang tersebut dengan cabai dan beberapa rempah-rempah lainnya. Dirinya, setidaknya melakukan 6 kali uji coba sebelum akhirnya menemukan resep sambal yang lezat.

 

"Awalnya, suruh coba keluarga ternyata kurang enak. Terus sama tetangga masih juga kurang enak, hingga terus saya mencoba dan mencoba. Pertama kali produksi sambal sudah sekitar 6 bulan yang lalu, dan sekarang Alhamdulillah, banyak orang-orang yang suka, kadang banyak yang pesan via Medsos (Media sosial)," ucap Marhamah saat berbincang-bincang dengan "BC" Kamis (6/10/2016) pagi kemarin.

 

Marhamah pun melabeli produk sambal kemasannya tersebut dengan sebutan "Sambal Ikan Tuna Krilia". Bahkan, dalam kemasannya memasang foto dirinya, agar kelak anak cucunya mengetahui bahwa sambal tersebut buatan sang ibu atau nenek mereka.

 

Beberapa bulan membangun bisnis kecil-kecilan, Marhamah semakin terus mempelajari teknik sterilisasi dan pengemasan sambal serta dirinya ikut bergabung bersama para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

 

"Saya sangat diuntungkan bergabung dengan para pelaku di UMKM karena selain kita menambah teman, keluarga, dan sahabat, kita pun sambil sharing juga menjual produk kita lebih mudah lagi," aku Marhamah.

 

Kini, produksi Sambal Ikan Tuna Krilia sudah beredar di pasaran dan sering meramaikan event-event bazzar yang diadakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Namun, dirinya lebih mengandalkan Medsos sebagai media bisnisnya karena lebih mudah dan lebih cepat orang mengenali produknya. Ia pun boleh berbangga, lantaran pasar sambal kemasannya tak hanya di Tanah Air saja, tapi sudah pernah melanglang buana hingga ke luar negeri.

 

"Selain kita tawarkan kepada teman, saudara, sahabat, dan tetangga. Ada juga yang di bawa ke Australia, sebagai oleh-oleh untuk warga Indonesia yang tinggal di luar negeri. Bahkan, bulan ini saya mendapat pesanan dari seseorang yang akan pergi umrah, Alhamdulillah, Sambal Ikan Tuna Krilia ini bisa diterima masyarakat. Perkembangannya jauh dari perkiraan saya," bebernya penuh haru.

 

Kisah Marhamah pun membuktikan bahwa sambal sudah menjadi komoditas bisnis menggiurkan dan sangat menguntungkan. Sehingga, kini ia tak begitu bergantung lagi pada pendapatan suaminya dan bisa menambah uang jajan buat anaknya bersekolah.

 

"Saya berharap juga kepada pemerintah, bisa membantu pemasarannya atau jika dalam mengikuti bazzar tolong promosikan dengan baik supaya orang-orang ada minat, jadi tidak hanya kita saja yang menawarkan tapi pemerintah juga menolong," pungkasnya. (rus)

Komentar